Buku Bagus vs. Buku Kurang Bagus

Mumpung lagi rame-rame bahas tentang kurang baca buku, saya mau mengangkat topik tentang buku bagus lawan buku jelek. (Karena kata “jelek” itu jelek, maka saya ganti dengan kurang bagus. hi hi hi.)

Begini. Waktu untuk membaca kita sangat terbatas. Sementara itu jumlah buku yang dapat dibaca sangat banyak. Tidak mungkin kita bisa membaca semua buku. Maka kita harus melakukan optimasi; mencari buku-buku apa saja yang pantas dibaca.

Bagaimana cara Anda memilah buku-buku mana yang pantas untuk dibaca dan mana yang tidak pantas untuk menghabiskan waktu kita?

Iklan

12 pemikiran pada “Buku Bagus vs. Buku Kurang Bagus

  1. Yang paling reliable menurut saya dari review orang banyak, misalnya di Amazon atau Goodreads.

    Lalu hindari buku yang judulnya lebay dengan mengumbar kata “sukses, kaya, best seller, dll”

  2. Bagi saya buku terpantas untuk dibaca adalah buku yang multitafsir, yang mempersilakan sebebasnya segala kemungkinan pemahaman si pembaca.

  3. Menurut saya buku yang bagus adalah buku yang bisa menambah wawasan, serta mengubah pola pikir kita menjadi lebih baik 🙂

  4. kalo saya biasanya menilai buku bagus atau enggaknya pertama dilihat dari track record penulisnya.. kemudian tampilannya, kemudian pengantar ataupun ikhtisar yang biasanya ditulis dibagian belakang buku…
    kalo cukup menarik, lanjut deh baca isinya lengkap…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s