GO-JEK dan Uber Adalah Solusi

Kami tinggal di dekat kota Bandung. Maksudnya “dekat” di sini, adalah 500 meter dari batas kotamadya Bandung. Dari batas kotamadya ke rumah hanya 2 menit lah. Menariknya adalah hampir semua restoran tidak ada yang mengantar ke tempat kami. Hanya ada satu, restoran 449, yang mau. he he he. (Apa mereka tidak kenal kota Bandung?)

Adanya GO-JEK merupakan solusi bagi kami. Sebetulnya persisnya adalah GO-FOOD, bukan ojek untuk ditunggangi. Kalau mau naik ojek, saya masih pakai ojek biasa. Sejak ada GO-JEK kami jadi mudah memesan makanan apa saja. Mereka mau mengantar ke tempat kami, yang sebetulnya tidak jauh berbeda dari tempat lainnya.

Demikian pula dengan Uber. Kalau pesan taksi konvensional, sudah nunggu lama tidak ada kabar kemudian ada kabar bahwa taksinya tidak ada. Pusing. Padahal mau ke bandara atau ke stasiun kereta api. Dengan Uber, kami dapat memastikan ada atau tidaknya kendaraan. Kalau ada, kami juga tahu kapan perkiraan datangnya. (Saya sudah tuliskan tentang ini ya.) Kepastian.

Sebetulnya saya tidak fanatik sekali dengan GO-JEK atau Uber. Hanya saja, alternatif lain tidak ada. Maka mereka merupakan solusi bagi kami. Mungkin bagi orang lain layanan GO-JEK atau Uber dipilih karena murahnya. Bagi saya bukan itu. Saya masih menggunakan taksi biasa dan ojek biasa bila memungkinkan (ada). Lagi-lagi, saya menggunakan GO-JEK atau Uber karena alternatif lain tidak ada.

Mau nggojek makanan dulu ah. (Sekarang masalahnya adalah sinyal operator saya sering jelek di sini.)

Iklan

9 pemikiran pada “GO-JEK dan Uber Adalah Solusi

  1. Maaf Pak OOT, Gojeknya ke gerhana dulu ya…
    Barangkali punya referensi online tentang “Bagaimana cara orang awam menyikapi gerhana matahari 9 Maret?” Apakah anak-anak bahaya keluar rumah karena bisa jadi mereka penasaran ingin melihat gerhana?

    Pendapat Pak Budi sendiri bagaimana?

  2. Sayangnya di kota saya belum ada Bang..

    Lamongan Jatim, kapan nie kira-kira gojek masuk kota kecil

    padahal misal ada kayak nya ramai, karena udah banyak tukang ojek konvesional, ya sebagai pesaing mereka biar gak mahal-mahal šŸ˜€

  3. Saya juga sangat terbantu dengan adanya Go-Food ini Pak, untuk taksi biasanya saya menggunakan Grab-Taxi.
    Salam Kenal dari Babakan Jeruk 1, Pasteur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s