Tag

,

Tadi seharusnya saya mengantar anak saya ke sebuah tempat, tetapi karena saya juga harus futsal maka kami mencari taksi. Puter-puter nggak ketemu taksi konvensional. Akhirnya kami berhenti dan memesan Uber.

Pulangnya anak saya juga mencari taksi konvensional tetapi lagi-lagi tidak ada. Dia kemudian memesan Uber lagi. Harganya kali ini 2,7x lebih mahal dari harga biasanya (karena peak hour?). Akhirnya yang dibayar menjadi Rp.70 ribu. Mungkin kalau naik taksi biasa hanya Rp. 40 ribu.

Banyak orang yang mengatakan bahwa kami menggunakan Uber karena murahnya. Bukan! Kami menggunakan Uber karena taksi konvensional tidak ada. Ini masalah kemudahan dan ketersediaan. Itu yang lebih utama menurut saya.