Kebanyakan Pesan

banjir pesanBanjir pesan (message). Ada beberapa orang yang kemarin ngirim pesan ke saya melalui WhatsApp atau Telegram. Sekarang sudah tidak muncul lagi di layar saya. Mungkin ada, tapi di baris ke 100-an. He he he.

Masalahnya, ada banyak orang yang kirim pesan ke saya. Bayangkan saja. Ada beberapa mahasiswa yang kirim pesan soal tugas-tugas mereka. Nama mereka langsung muncul di daftar yang kirim pesan. Maka ini akan mendorong ke bawah nama-nama yang kirim pesan sebelumnya.

Nampaknya aplikasi chat seperti WhatsApp dan Telegram tidak mampu untuk menangani kasus orang yang banyak pesan seperti saya. Mereka tidak didesain untuk itu ya? Padahal saya sudah menggunakan aplikasi di komputer untuk mencoba menangani data yang banyak ini. Gak ngejar juga. User interface (UI)-nya tidak cocok untuk itu.

Saya tidak bisa membalas semua pesan-pesan itu dengan segera. Kalau saya balasi semuanya, kerjaan saya yang lain (yang lebih penting) bakalan tidak selesai. Kerjaan membalas-balas pesan saja sudah menghabiskan waktu. Bayangkan kalau untuk membalas sebuah pesan membutuhkan waktu 1 menit. Kalau ada 100 pesan, berarti sudah hampir 2 jam! Itu hanya untuk membalas pesan yang ada saat ini. Setelah dibalas, pesan itu kembali memberikan jawaban. Kayak beranak aja. Jadi tambah banyak lagi pesan yang harus dibalas. he he he.

Jadi, bagi Anda yang sudah kirim pesan ke saya dan belum saya balas, ya inilah penyebabnya. Pesan Anda sudah tidak muncul di handphone / komputer / aplikasi saya.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

3 responses to “Kebanyakan Pesan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: