Mainan IoT

Lagi seru-serunya topik IoT (Internet of Things). Maka saya pun tak mau ketinggalan ngoprek IoT. Pada dasarnya IoT ini adalah menghubungkan “things” ke internet. “Things” yang dimaksud di sini bisa apa saja. Biasanya sih dimulai dengan menghubungkan sensor (misal sensor temperatur) ke internet.

Beginilah konfigurasi yang saya gunakan saat ini. (Corat-coret di kertas bekas.)

14080070_10153796588911526_1526882988396792016_n

Untuk sensor, kali ini saya menggunakan SensorTag dari Texas Instrument. SensorTag ini memiliki banyak sensor; temperatur, kelembaban, akselerasi, tombol yang dapat ditekan dan seterusnya. Versi yang saya gunakan ini menggunakan Bluetooth (tepatnya BLE, Bluetooth Low Energy) untuk berkomunikasi.

Saat ini ada aplikasi bawan (untuk handphone iOS dan Android) yang dapat digunakan untuk memantau sensor-sensor tersebut. Aplikasinya bagus sekali. Nah, saya ingin membuat aplikasi serupa sehingga data dari sensor dapat saya proses sesukanya. (Misal mau dikirim ke server sendiri.) Saat ini selain dapat memantau data sensor, aplikasi ini dapat juga mengirimkan data tersebut melalui protokol MQTT ke server IBM. (Nampaknya TI ini memiliki partnership dengan IBM.) Saya mencoba menghubungkan aplikasi ini ke server MQTT lainnya tetapi belum berhasil. Ini juga salah satu alasan mengapa saya harus membuat aplikasi sendiri.

Untuk membuat aplikasi di handphone, ternyata ada tools yang menarik dari Evothings. Mereka membuat semacam interface sehingga kita dapat melakukan pemrograman di komputer desktop kita, kemudian mengirimkan kodenya ke handphone (yang dipasangi aplikasi Evothings Viewer). Maka aplikasi langsung dijalankan di handphone. Ini mengurangi kesulitan upload program ke handphone. (Sebetulnya kita bisa juga setup web server sendiri sih.)

Pemrograman di handphone tersebut ternyata menggunakan bahasa Javascript. Ada beberapa library yang perlu digunakan untuk mengakses sensor melalui BLE. Saya sudah mencoba beberapa library tersebut, belum ada yang sukses. Tidak ada error, tetapi outputnya masih kosong. (Harus melakukan debugging dulu dan saya belum terbiasa melakukan debugging dalam bahasa Javascript.)

Alternatif lain yang sedang saya pikirkan adalah menghubungkan sensor tersebut langsung dengan single board computer (SBC) semacam Raspberry Pi. Ternyata ada orang-orang yang juga sukses melakukan pendekatan itu. Saat ini saya tidak punya Raspberry Pi tetapi malah punya yang dari Getchip.com. Ini keren banget, $9 chip dan sudah bisa langsung jalan Linux di atasnya. Sudah ada Bluetooth 4.0 juga. Jadi hal lain yang ingin saya lakukan adalah melakukan pairing antara SensorTag TI ini dengan SBC dari Getchip.com ini. (Ini foto kedua benda tersebut yang saya ambil dari meja saya.)

13987404_10153796571416526_4784112517654812880_o

Saya masih belum berhasil mainan dengan getchip.com secara stabil. Entah kenapa koneksi ke benda ini via WiFi kok tidak stabil. Tersendat-sendat. Jadi malas juga koding langsung di sini. Ide lain adalah via komputer desktop saya dulu saja. Toh sama-sama Linux.

(Update: kalau saya sambungkan SBC getchip ini dengan USB ke Macbook, saya bisa akses dengan nama “chip.local”. Jadi saya bisa “ssh root@chip.local” dengan password default “chip”. Setelah itu saya bisa masuk ke console linux dengan koneksi yang lebih stabil. Saya bisa main-main dengan getchip ini seperti tutorial yang ada di sini. Misal, saya bisa sambungkan kabel ke ground untuk coba seperti switch dan dibaca via GPIO. Atau harusnya mainan dengan LED, tapi saya tidak punya breadboard dan LED.

root@chip:/sys/class/gpio# echo 415 > export
root@chip:/sys/class/gpio# cat gpio415/direction
in
root@chip:/sys/class/gpio# cat gpio415/value
1
root@chip:/sys/class/gpio# cat gpio415/value
0

)

Tadi saya pasang Bluetooth dongle yang 4.0 di komputer desktop saya (running Linux Mint). Kemudian menggunakan berbagai tools (bluez, dll.) untuk mencoba pairing dengan SensorTag ini. Belum berhasil. (Saya menggunakan panduan dari sini dan membaca data di sini. Saya lihat ada juga yang mencoba menggunakan python untuk ini.)

[To Do: Javascript vs Python. Pilih bahasa apa untuk kodingnya?]

Jika data sudah sampai di server MQTT – ini di cloud – maka saya akan dapat membuat berbagai aplikasi sendiri. Jadi tujuan akhirnya adalah saya dapat memantau sensor dari internet.

Nah, sekarang belum ada yang jalan … ha ha ha. Jadi masih ada banyak yang harus dikerjakan. Saya akan pilah-pilah dulu. (Divide and conquer.)

Selain itu dalam 2 atau 3 minggu ke dapan saya akan dapat IoT board lain dengan sensor yang langsung dihubungkan dengan boardnya. (Lihat board Espresso di smkholding.com dan DycodeX.)  Ini akan jadi thread yang berbeda. Asyik. Banyak oprekan.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

8 responses to “Mainan IoT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: