Haus Belajar

Saya adalah orang yang haus belajar. Belajar dan belajar lagi. Beneran serius ingin belajar. Kebanyakan orang yang mengatakan ingin belajar, tetapi sesungguhnya hanya ngomong saja. (Lip service.) Mereka hanya mau belajar kalau waktunya pas, kalau mereka sedang tidak sibuk, tidak berbayar, atau sejenisnya. Mereka tidak mau berusaha. Harus mau capek.

Ambil contoh. Ketika ada seseorang yang presentasi, saya memperhatikan. Kalau orang lain kebanyakan melihat dulu topiknya, kalau dirasa tidak sesuai dengan apa yang dia mau terus tidak mendengarkan. Sementara itu saya mencoba memperhatikan meskipun itu bukan bidang saya. Ini yang disebut belajar. Kalau sudah tahu, ya mungkin tidak belajar. Belajar itu kalau belum tahu. hi hi hi.

Dalam rapat (meeting) juga demikian. Biasanya kalau bukan topiknya, mereka kabur. Sementara saya mendengarkan. Belajar lagi.

Bagaimana dengan Anda?

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

16 responses to “Haus Belajar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: