Ketidaksabaran Penyebab Kemacetan

Ini salah satu contoh kejadian penyebab kemacetan di Bandung. Ketika sedang berhenti menunggu lampu lalu-lintas menjadi hijau, motor-motor tidak sabar dan mengambil jalur lawan arah. Akibatnya macet karena kendaran dari arah berlawanan tidak dapat lewat. (Demikian juga di arah sebaliknya.)

p_20161026_072421-jalan-0001

Mari kita bersabar. Antri. Pasti dapat giliran kok.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

6 responses to “Ketidaksabaran Penyebab Kemacetan

  • arisitha

    perempatan pahlawan nampaknya pak

  • mr jahe

    Sudah sabar pas nyetir, tapi mobil beberapa kali babak belur sama ulah pengendara lain.

    Paling enak naik transportasi umum. Tidak perlu cemas. Sudah oke banget transportasi umum sekarang. Terutama di jakarta-tangsel-depok.

  • Cara mengatasi anak susah makan

    Kondisi ini sering terjadi di kota-kota besar dimana terdapat banyak sekali lampu lalu lintas. Sedangkan di daerah perkampungan yang tidak ada lampu lalu lintas kemacetan berbanding lurus dengan kecelakaan jarang terjadi. Mengapa bisa begitu ya ?

  • faralia15

    betul! ayolah sadar dan peduli terhadap waktu orang lain juga, emang kalian aja yg buru2, semuanya juga buru2 tapi sabar dan antri dengan tertib harus tetap diterapkan dong.

  • Yudistira

    Kalau lagi macet, enak yang jadi penumpang terus lagi sibuk main medsos or main game. Tapi kalau jadi drivernya kasian.

  • Deden Supriyatman

    Apa yang salah, yah ? Mengapa perilaku pengguna jalan kita seperti itu? Pendidikan-kah ? Volume kendaraan-kah ? Penduduk yang masif-kah ? Wallohu alam bishowab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: