Shalat Jum’at Yang Kurang Khusyu

Kayaknya shalat Jum’at saya tadi kurang khusyu. hi hi hi. Masalahnya ada dua kejadian yang terlihat oleh saya. Ceritanya begini. Di masjid kami ini sering ada anak-anak yang ikutan Jum’atan (dan kemudian biasanya minta tanda tangan ke khatib). [Saya juga masa kecil pernah ngalami hal yang sama. hi hi hi.] Nah, tadi ada kejadian ini.

Kejadian yang pertama. Dua shaf di depan saya ada tiga anak kecil yang mungkin masih SD. (Di depan saya shafnya kosong.) Yang di tengah berbicara dengan teman di sebelah kirinya ketika khatib sedang khutbah. Ngobrol. Temannya yang sebelah kanan akhirnya menegur; “sssttt maneh teh ulah ngobrol. batal siah!”  (Sunda: sssttt kamu jangan ngobrol. batal!)  Yang ditegur tidak terima. “Maneh oge batal! Ngomong!“. (Kamu juga batal karena ngomong”. “Maneh nu batal“. “Maneh” … saling tunjuk. Sampai akhirnya yang sebelah kiri juga nimbrung “sssttt”. he he he. Lucu aja. Jadi teringat kasus yang ada saat ini. Saling menyalahkan. ha ha ha. Seperti kanak-kanak saja. hi hi hi.

Kejadian kedua. Entah kenapa, kotak sumbangan (kencleng) datang dari sebelah kanan saya dan melewati baris shaf di depan saya. Padahal di situ ada anak kecil juga. Ketika saya mengisi kencleng, dia melirik terus karena kencleng akan saya teruskan ke sebelah kiri saya. Di tangannya saya lihat dia pegang uang. Eh. Maka kencleng saya teruskan ke dia (kanan depan) bukan ke kiri dulu. Maka dia memasukkan uangnya dengan susah payah. Rp. 5000,-. Ah, mungkin itu uang jajannya. Bagus juga anak ini. Tanpa dinyana, anak di depannya juga mau ngisi kencleng itu. Terlihat oleh saya, lembaran Rp. 50 ribu! Whoa. Malu saya. Ini anak kecil dengan entengnya memasukkan uang Rp 50 ribu. Sementara kita-kita ini memasukkan Rp. 2000,- saja terasa berat. Plak! Tamparan keras.

Jum’atan menjadi kurang khusyu karena saya mendapat dua pelajaran dari anak-anak ini. (Berusaha keras untuk mendengarkan isi khutbah; tentang pentingnya silaturahim.) Semoga Allah masih menerima shalat Jum’at saya ini. Amiiin.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

One response to “Shalat Jum’at Yang Kurang Khusyu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: