Editor Yang Mana?

Editor adalah perangkat (tools) yang kita gunakan untuk membuat sebuah tulisan. Pemilihan editor ini tentunya bergantung kepada jenis tulisan atau dokumen yang ingin kita buat. Apakah kita ingin membuat catatan kecil, kode program, atau membuat web? Editor akan menyesuaikan dengan jenis tulisan tersebut. Meskipun demikian masih ada banyak pilihan editor.

Pemilihan editor bergantung kepada selera penggunanya. Ya, betul selera. Bahkan pemilihan editor ini dapat membuat orang bertengkar. Macam pertengkaran agama saja. hi hi hi.

Untuk desain web ada beberapa alternatif. Berikut ini ada beberapa komentar saya terhadap editor ini. Kesemua editor ini tersedia di berbagai sistem operasi.

Brackets. Editor ini memang didesain untuk front-end developers, yaitu pengembang web. Selain fitur standar, ada tombol yang langsung bisa menjalankan live preview (dengan menggunakan browser Google Chrome). Bagi banyak orang, fitur ini sangat menarik. Editor yang yang kami ajarkan kepada pengembang web.

Atom. Editor ini merupakan saingan berat dari Brackets. Untuk pengguna yang banyak juga menulis program selain mengembangkan web, Atom dirasakan lebih menarik. Di sistem operasi Linux yang saya gunakan, Atom terasa lebih stabil dari Brackets.

Sublime. Ini adalah editor dari pengembang – atau lebih tepatnya programmer – yang lebih komplit lagi. Biasanya jika Anda lebih banyak membuat kode program, maka Sublime ini merupakan editor pilihan. Sayangnya editor ini berbayar, meskipun sesungguhnya ada versi evaluasi yang tidak perlu membayar. (Setahu saya, versi yang evaluasi ini tidak beda dengan versi berbayarnya. Jika demikian, pakai versi evaluasi terus saja ya? hi hi hi.)

Lantas dengan banyaknya pilihan ini, mana yang akan Anda pilih? Nah lho. Bagaimana dengan saya? Wah, saya sudah terlanjur familier dengan editor vi (atau vim). Seperti saya katakan, ini masalah “agama”. ha ha ha. Jangan bertengkar ya.

Iklan

5 pemikiran pada “Editor Yang Mana?

  1. Saya sudah 2 tahunan pakai Sublime, menurut saya paling nyaman dibanding beberapa IDE yang lain.

    Kalau di server lebih nyaman pakai Nano, tapi tetep bisa pakai Vi kalau kepepet πŸ˜€

  2. Sudah pernah nyobain semua, paling nyaman pake sublime awalnya hanya lama ngga enak juga pakainya suka nongol notifnya kalau harus bayar jadinya pindah ke atom fiturnya sebagian besar sudah seperti sublime dan gratis, jadi vote for atom πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s