Kere Penjelajah Waktu

Pagi hari yang cerah. Waktunya menyapa matahari. Kurapikan tempat tidurku, yang sebenarnya hanya sebuah sleeping bag. Maklum, kamar yang kutinggali ini cukup mungil. Tidak cukup untuk sebuah tempat tidur yang ukurannya paling kecil sekalipun. Panjang kamar tidur ini hanya cukup untuk sleeping bag tadi dan sajadah. Itu sudah cukup bagiku. Aku tak punya banyak barang. Hanya ada satu ransel yang teronggok di ujung, berdekatan dengan sepasang sepatu boots.

Aku adalah seorang penjelajah waktu. A time traveller. Dalam artian sesungguhnya. Harfiah. Tentu saja banyak orang yang tidak percaya. Kamu percaya? Pasti tidak! Saya mengerti. Ada banyak hal yang tidak masuk akal pada saat ini. Ilmu yang kalian pelajari belum sampai ke sana. Akupun akan tidak percaya kalau tidak mengalaminya sendiri. Bagaimana ceritanya?

Pada suatu masa ketika aku baru menjadi mahasiswa, aku tinggal di sebuah tempat kos-kosan. Tinggalnya di sebuah gang yang sebenarnya cukup lebar. Ini adalah daerah tempat pekerja atau mahasiswa koskosan. Sebelah tempat kosku ada rumah yang agak kumuh. Di depannya ada becak yang nampaknya jarang digunakan. Sebetulnya becak itu masih bisa difungsikan, tapi aku belum pernah melihatnya pindah dari tempatnya.

Seingatku hari itu adalah hari Minggu pagi. Sebetulnya bukan pagi, menjelang Subuh. Semalaman aku tidak tidur, membaca buku. Penat membaca buku, aku keluar dan melihat becak itu. Hmm … tak ada orang. Kuberanikan diri masuk ke halaman tetangga itu dan kunaiki becak itu. Ah, nikmat juga becak ini.

Sambil mengkhayal, tanganku berpengangan ke pinggiran becak. Ayo ngebut. Becak zig-zak. Hi hi hi.

Tiba-tiba terpegang sebuah tombol. Apaan ini? Pencet aja ah …

Ziiii…ngggg … Whoa … tiba-tiba semua berubah mejadi cepat. Cahaya melewati kiri dan kanan … Whoaaaa … cengkeraman tangan makin kuat. Aaaa ….

Sebetulnya mungkin semuanya berlangsung hanya 10 detik, tetapi seakan-akan lama. Tiba-tiba ada yang aneh. Pemandangan di depan berubah … Aku berada di tempat lain. HAH??? Ini dimana???

… [bersambung] ….

[Ke bagian 2]

Iklan

15 pemikiran pada “Kere Penjelajah Waktu

  1. Wah baru tahu, ternyata dosen network security ku ini dulu, bisa juga membuat karya fiksi.
    Saya tunggu lanjutan ceritanya pak…

  2. Sy jadi bertanya. Ke dimensi mana dia pindah, masa lalukah atau masa depan. Mungkin juga ke waktu yg sama, dengan dimensi tempat yg berubah.

    Eta terangkanlah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s