Belajar Kalah

Kebanyakan orang tidak mau kalah. Atau lebih tepatnya tidak mau belajar menerima kekalahan. Maunya menang terus. Memang tidak ada orang yang senang kalau kalah, tetapi kalah adalah bagian dari kehidupan yang perlu dilalui juga.

Saya ambil contoh di lingkungan olah raga sekitar saya saja. Ketika kita bermain sepak bola atau futsal, maka kita ingin tim kita anggotanya yang hebat-hebat saja. Padahal ada anggota yang masih baru belajar bermain. Mereka kita singkirkan. Kita tidak mau mereka bagian dari tim kita. Alasannya adalah kemungkinan kalah akan sangat besar dengan keberadaan mereka. Untuk yang seperti ini, saya tidak terlalu mempermasalahkan anggota tim. Yang penting adalah bisa bermain bersama-sama. Mungkin ini karena tujuan saya adalah untuk mencari kesenangan, bukan mencari prestasi.

Contoh lain, begitu tim kita kalah – misal tim olah raga – maka pertandingan berikutnya ada yang tidak hadir. Sudah pasti kalah, mengapa perlu hadir? Mereka lupa bahwa ini adalah kegiatan bersama – team work. Bahwa kehadiran untuk mendukung acara itu lebih penting dari menang kalah. Begitu juga ketika sedang bermain dan kalah, maka patah semangatlah. Sementara itu justru saya tetap bersemangat bermain. Karena hanya semangatlah yang saya miliki.

Ketika kita pernah merasakan (sakitnya) kalah, maka ketika kita menang kita tidak sombong. Tidak jumawa. Berempati terhadap yang kalah. Bolehlah menunjukkan kesenangan, tetapi jangan berlebihan. Normal saja.

“You got to lose to know how you win”

(Aerosmith – Dream On)

Iklan

4 pemikiran pada “Belajar Kalah

  1. Di dunia nyata sepakbola, bagi rakyat kecil nan jelata, kalah menang itu penting pak. Bagi bandar di singapura, siapa yg kalah siapa yang menang di lapangan sungguh tidak penting, yang penting dia menang. Entah di dunia “sepakbola” yg lain..mungkin sama..

  2. Pesan yang sangat mendalam, sesuai moment dmn org2 berkompetisi utk bs mjd pemenang dlm kontestasi politik, shg tdk sdikit yg menghalalkan sgala cara demi meraih kemenangan 😁

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s