Kebalik Hari

Ceritanya saya sering mengalami kejadian seperti ini. Terbangun tengah malam dengan sebuah ini. Seperti sekrang ini. Ini pukul 1:45 pagi. Ada banyak ide yang muncul. Misalnya, ide pemrograman, pengembangan produk, dan maunya langsung kontak kawan-kawan dan pengembang untuk mengeksekusi ide-ide tersebut. Tapi ini tidak mungkin karena semua sedang tertidur. Apa yang saya lakukan? Terpaksa semua ini saya catat di kertas atau buku catatan.

Masalahnya adalah kalau saya kerjakan terus, bisa-bisa ini bablas sampai Subuh. Sebetulnya ini tidak apa-apa kalau pagi hari bisa tidur. Kebalik. Ini tidak bisa saya lakukan karena pukul 8 pagi besok saya mengajar. Ha ha ha. Dan acara besok itu dari pukul 8 pagi itu berlangsung sampai pukul 3 siang. Non-stop. (Kalau dahulu malah diteruskan dengan futsal sampai pukul 6 malam.)

Ini juga nekad ngeblog karena kalau ditunda-tunda, maka ini menjadi tambahan hal yang perlu dilakukan besok pagi. (Padahal sekarang sudah pagi.) Ini menjadi sebuah baris di dalam buku catatan saya. Sekalian saja saya ngeblog supaya tidak menjadi catatan itu. Done.

Masih menimbang-nimbang tetap kerja atau kembali tidur. Selamat malam. Eh, selamat pagi.

Satu pemikiran pada “Kebalik Hari

  1. Setelah era kembali ngeblog, saya pernah mengalami tiba-tiba pengin nulis, kebetulan fotonya ada. Setelah itu saya simpan di draft. Hampir semua saya lakukan dari ponsel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s