Membahas Opini Geblek

Jika ada sebuah opini yang jelas-jelas “geblek“, sebaiknya tidak usah dibahas. Aneh juga melihat orang-orang membahas opini tersebut, menunjukkan letak ke-geblek-an dari opini tersebut. Dibahas. Ditunjukkan. Diuraikan. Hal semacam ini justru malah menghina intelegensia kita. Seolah-olah kita tidak tahu dan perlu diberitahu. Hentikan! Stop it!

“Tapi kan mungkin ada orang yang tidak paham bahwa opini itu salah”, demikian kata sebuah sanggahan. Ya biarkan saja. Jika orang tersebut memang percaya kepada opini yang geblek itu, dia memang geblek. Apapun penjelasan Anda tidak akan mengubah ke-geblekan-nya. Lupakan untuk memberi pencerahan kepadanya. Dia tidak akan tercerahkan dan Anda malah akan menjadi kesal sendiri. Hentikan! Stop it!

48yclu

3 pemikiran pada “Membahas Opini Geblek

  1. Ah, benar sekali pak.

    Menjawab atau menjelaskan hal yang jelas-jelas geblek sesungguhnya tidak membantu apapun, wong geblek kok dilayani.. ya ikut jadi geblek.

    Terima kasih sudah diingatkan 🙂

  2. Masih sering kesulitan dealing sama orang yang muter muter dan di luar konteks tapi udah senior bingung saya hahha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s