Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2020

Topik yang akan dibahas kali ini adalah topik yang serius. Pertumbuhan ekonomi sangat penting bagi kita semua, tetapi memang sulih memahaminya. Ini adalah upaya saya untuk mencoba memahami situasi saat ini. Analisis amatiran ini. Data diperoleh dari Rilis BPS tanggal 5 Agustus 2020. Saya mengikuti presentasi ini melalui Zoom. Tidak semua slide akan saya komentari.

BPS-3

Gambar di atas menunjukkan bahwa sektor Pertanian pada triwulan kedua tahun 2020 ini tumbuh pesat. Alhamdulillah. (Meskipun nanti dapat dilihat pada slide berikutnya bahwa perbandingan tahun-ke-tahun, tahun ini kita masih di bawah tahun lalu.) Sektor kedua yang tetap tumbuh positif adalah sektor Infokom (informasi dan komunikasi). Hal ini dapat kita pahami karena banyak perusahaan yang menerapkan Work from Home (WfH) dan sekolahan pun dilakukan dari rumah. Maka sektor ini tetap tumbuh. Sampai kapan? Kita belum tahu. Sektor yang paling terpukul memang sektor Transportasi dan Pergudangan.

BPS-4

Slide di atas menunjukkan perbandingan dengan tahun lalu. Seperti sudah saya komentari di atas soal sektor Pertanian dan Infokom.

BPS-14

Slide di atas menarik karena menunjukkan bahwa perdagangan & reparasi mobil dan motor terjadi penurunan drastis. Dapat dimaklumi dalam situasi COVID-19 ini. Orang tinggal di rumah. Mobil saya pun seharusnya sudah diservis mungkin 3 bulan yang lalu, tapi belum sempat saya bawa ke tempat servis. Takut juga sih.

BPS-20

Terlihat dari slide di atas bahwa pertumbuhan ekonomi ditopang oleh Konsumsi Pemerintah. Ini menunjukkan bahwa pemerintah memang sudah melakukan apa yang harus mereka lakukan. Sementara itu Konsumsi Rumah Tangga menurun. Dapat dimaklumi karena orang akan ngirit dan banyak juga orang yang kehilangan pekerjaan sehingga daya beli menurun. Maka salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah menaikkan daya beli masyarakat. Itulah sebabnya ada dana bantuan (stimulus) yang langsung diberikan kepada masyarakat. (Besarnya berapa? Katanya 600 ribu/bulan? Mekanismenya bagaimana?) Ini masih dapat kita perdebatkan, tetapi memang inilah yang harus dinaikkan. Apakah nantinya akan menjurus kepada pembelian hal-hal yang konsumptif? Entahlah.

Stimulus memang dapat diberikan langsung kepada masyarakat tetapi dapat juga diberikan kepada perusahaan. Kemarin saya mendengarkan (referensi?) bahwa akan ada stimulus yang diberikan pemerintah kepada perusahaan / UMKM. Betulkah? Bagaimana bentuknya?

[Ini bagian yang perlu menjadi diskusi]

Ada sedikit keluhan dari perusahaan yang saat ini bertahan. (Seperti perusahaan yang saya kelola.) Kami tidak mendapat bantuan sepeserpun dari pemerintah. Padahal pernah perusahaan-perusahaan seperti kami ini sangat besar. Kami tetap mempertahankan karyawan sehingga mereka tidak menjadi beban dari pemerintah. Tetapi perjuangan kami ini tidak mendapat apresiasi. Stimulus malah diberikan ke pihak lain.

Stimulus yang diberikan pemerintah masih harus kita diskusikan. Ada banyak yang kelihatannya kurang/tidak berdampak. Seperti menggarami lautan. Jangan melakukan hal-hal yang “biasa” saja. Ini situasi yang tidak biasa dan membutuhkan solusi yang tidak biasa juga.

BPS-29

Dalam rangka menghambat penyebaran virus corona ini maka PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan. Akibatnya ekonomi terdampak atau terpuruk. Saat ini PSBB sudah diperlunak. Ada relaksasi. Terlihat dari slide di atas ada pertumbuhan. (Lihat data perbandingan antara bulan Juni dan Mei.) Jadi memang ada efek dari PSBB terhadap ekonomi. Permasalahannya adalah kapan kita menerapkan PSBB dan kapan melonggarkan? Antara kesehatan dan ekonomi. Tarik ulur. Kunci utamanya adalah kedisiplinan. Ketika masyarakat disiplin, maka PSBB dapat dilonggarkan sehingga ekonomi tidak terpuruk.

Demikianlah catatan dari saya.

Update

Saya tambahkan beberapa gambar / informasi dari sumber lainnya lagi. Di bawah ini adalah perbandingan pertumbuhan ekonomi dari beberapa negara lainnya. Ada beberapa analisa yang mengatakan bahwa Indonesia pada Q2 ini memang tidak terlalu terpuruk dibandingkan negara lain, tetapi negara lain akan kembali (bounce back) dengan lebih cepat pula. Bentuknya seperti huruf V (V-shaped). Sementara itu, Indonesia lebih ke arah U-shaped. Lambat tumbuhnya. Mari kita tunggu buktinya.

117103494_10222079314565811_6647725188411946409_n

Satu pemikiran pada “Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2020

  1. Terima kasih banyak, pak buat pembahasannya. Sangat berguna sekali untuk diajarkan kepada anak-anak sekolah mengenai pertumbuhan ekonomi pada masa pandemik ini 😊

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s