Permasalahan Sekolah dari Rumah (2)

Tulisan terdahulu (bagian 1) tentang akses dan materi (content) dapat dilihat pada tautan ini (https://rahard.wordpress.com/2020/08/25/permasalahan-sekolah-dari-rumah/). Pada bagian ini kita bahas satu masalah lagi, yaitu perangkat.

PERANGKAT

Ada perangkat yang dibutuhkan untuk akses ke internet. Perangkat ini dapat berupa handphone (yang dilengkapi dengan layanan internet, baik yang berlangganan via operator atau via WiFi). Perangkat dapat juga berupa perangkat khusus seperti Access Point, (WiFi) router, dan seterusnya. Untuk masyarakat umum, perangkat yang digunakan untuk ini biasanya adalah handphone.

Perangkat handphone umumnya cocok untuk dipakai oleh satu orang. Bagaimana untuk keluarga dengan dua anak dan orang tua yang bekerja? Maka seringkali perangkat akses handphone ini tidak cukup. Maka perangkat akses internet di rumah harus yang lebih baik. Untuk sementara ini ini katakanlah kita anggap handphone.

Untuk akses kepada layanan 3G, 4G, WiFi, ada banyak handphone yang harganya sudah terjangkau untuk orang kota. Yang perlu dicarikan adalah perangkat yang murah meriah untuk seluruh Indonesia.

TO DO: ketersediaan perangkat akses yang murah

Perangkat kedua adalah perangkat untuk mengerjakan tugas. Bagusnya ini adalah komputer atau laptop (notebook). (Untuk selanjutnya saya akan menggunakan istilah laptop saja.) Idealnya satu orang (satu anak, satu siswa) satu laptop. Apakah ini masuk akal? Untuk itu harus disediakan laptop dengan harga yang murah.

Alternatif dari laptop adalah tablet. Namun penggunaan tablet membutuhkan akses ke cloud untuk menyimpan data yang jumlah dan ukurannya banyak. Ini kembali menjadi masalah akses yang sudah dibahas pada tulisan sebelumnya.

TO DO: ketersediaan laptop yang murah

Terkait dengan perangkat ini adalah perangkat lunaknya (software). Ada banyak perangkat lunak yang dibutuhkan; untuk menulis (word processing), untuk menggambar (drawing, painting), dan seterusnya. Ada banyak perangkat lunak yang berbayar dan ada pula alternatifnya yang tidak berbayar (freeware, open source). Jika dahulu ini masalah, saat ini bukan masalah lagi. Hanya perlu dilakukan pendataan saja sehingga masyarakat tahu alternatif-alternatifnya.

TO DO: dibuat daftar perangkat lunak yang gratis atau murah

6 pemikiran pada “Permasalahan Sekolah dari Rumah (2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s