Hari Blogger Nasional

Kemarin, tanggal 27 Oktober, adalah Hari Blogger Nasional. Saya tidak pernah merayakan hari itu. Padahal saya masih tetap setia ngeblog. Sementara orang-orang yang mencanangkan hari itu, sudah berhenti ngeblog.

Ngeblog bagi saya adalah merupakan semua latihan yang saya butuhkan untuk mengasah diri sendiri. Jadi saya ngeblog bukan untuk mencari perhatian orang, tetapi untuk menantang diri. Pada awalnya tantangan saya – kepada diri saya sendiri – adalah apakah dapat membuat tulisan setiap hari. Tantangannya adalah mencari topik yang bagus untuk ditulis dan kemudian menuliskannya. Mencari topik bukan masalah karena saya sampai membuat sebuah program yang saya beri nama “topic generator”, program yang menampilkan topik yang berbeda setiap kali dijalankan. Menuliskan topik tersebut dengan baik merupakan tantangan terberat. Hasilnya ya sekedar ada tulisan. Yang penting, tantangan terjawab. Soal susahnya mencari waktu untuk ngeblog itu bukan tantangan karena bagi saya itu sudah sesuatu yang … given.

Sekarang tantangan ngeblog saya berbeda. Sekarang saya sudah mulai membuat video di YouTube. Walhasil, ada hal-hal yang tersedot ke sana. Yang itu masih membutuhkan usaha, seperti awal-awal saya ngeblog ini. Kalau tanaman, masih perlu disiangi. (Kok “siang” ya?) Masih kurang content. Tadinya saya berpikiran akan lebih mudah ngeblog karena saya dapat menuliskan apa yang sudah saya videokan. Ternyata mood untuk melakukan hal itu tidak ada. “Kan sudah saya sampaikan pesannya? Jadi kenapa pula saya harus menuliskan lagi.” Itu yang ada di kepala saya. Padahal kan audiens-nya juga berbeda. Ok, ok, ok.

Kembali ke Hari Blogger Nasional. Selamat kepada yang masih ngeblog. Selamat kepada diri sendiri. Ha!

5 pemikiran pada “Hari Blogger Nasional

  1. “Sementara orang-orang yang mencanangkan hari itu, sudah berhenti ngeblog” wow, tapi bener sih haha. Selamat hari blogger nasional!

  2. Sudah ngeblog sejak 2009 dan masih bingung kenapa sampai sekarang masih ngeblog. Meski belakangan banyaknya cuma diisi tulisan yg ditolak editor. Dan setelah selama sepuluh tahun anti-SEO baru setahunan ini baru nyemplung dalam hal beginian.

  3. Saya sendiri sudah ngeblog sejak tahun 2007 dan sampai detik ini masih terus menulis blog. Sebagaimana yang bapak sampaikan di atas bahwa blog sebenarnya ajang untuk melatih diri untuk menulis yang baik. Selain itu, tulisan-tulisan di blog bisa menjadi catatan yang baik tentang peristiwa yang dialami beberapa tahun lalu yang kemudian dituliskan bisa kita baca kembali.

  4. Setuju sekali pak. Teman-teman saya ngeblog dulu udah gak tau kemana, beberapa blognya ada yang nggak ada. Beberapa lainnya ada yang keurus.

    Saya salut sama pak budi yang selalu aktif, tetap semangat pak. Saya salah satu pembaca setia blog ini pak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s