Masalah Saya Adalah Kebanyakan Ide

Judulnya sengaja dibuat seperti itu. Ha ha ha. Iya, masalah saya adalah kebanyakan ide dan terbatasnya waktu. Akibatnya kebanyakan ide itu tidak dapat direalisasikan sekarang. Saat ini di kepala saya ada banyak ide dan bertambah terus. Pusing jadinya.

Sementara itu kebanyakan orang kelihatannya adalah tidak punya ide tapi punya banyak waktu. Hasilnya adalah banyak orang yang bengong, duduk tidak tahu mau mengerjakan apa. Kalau disuruh baru dia mulai bekerja. Setelah selesai yang ditugaskan, kembali dia duduk termenung. Pokoknya tidak proaktif, lah.

Ide mau nulis tentang ini saja sudah nyangkut di kepala sejak lama, tetapi masalahnya adalah belum sempat menuliskannya saja. Pas mau dituliskan, banyak detail yang sudah lupa lagi. Sementara itu sudah ada ide tulisan baru lagi.

Hayaaahhh…

Iklan

Sampah Email

Memiliki server email sendiri itu banyak masalah. Salah satunya adalah banyaknya spam. Ini contoh tampilan mailbox saya. Lihat. Ada lebih dari 20 ribu email! Kebanyakan email tersebut adalah spam. Nyebelin.

BR-mailbox-edit

Kalau pasang filter spam di server sendiri bebannya berat sekali. Ini masih harus diukur lagi. Dahulu CPU bisa terpakai banyak untuk ini sehingga email sampai menjadi tertunda. Belum lagi nanti harus memperbaharui (update) filter spam tersebut. Tambah kerjaan saja.

Kalau menggunakan server orang lain, seperti Gmail, enaknya spam sudah difilter. Kita tinggal mendapati email yang sudah “bersih”, meskipun kadang-kadang ada email yang nyasar ke folder spam. Setidaknya waktu kita tidak habis untuk mengurusi spam. Lebih produktif. Sementara ini saya masih menimbang-nimbang apakah memasang kembali filter spam di server mail kami.

Pemain Bola Brewokan

giroud

Entah kenapa, sekarang saya melihat ada beberapa (banyak?) pemain sepak bola yang brewokan. Contohnya seperti Olivier Giroud di gambar samping ini. (Foto saya ambil dari games FIFA 18.)

Tulisan ini saya buat sambil nonton pertandingan bola piala dunia antara Denmark dan Australia. Pas Australia mendapat kesempatan untuk membuat gol melalui titik penalti. Pemain yang mengeksekusi penalti, Jedinak, juga brewokan seperti Giroud. ha ha ha.

Ini mengingatkan saya akan penampilan Band ZZ Top yang jenggotnya panjang banget. Super keren. Ha ha ha.

zz-top

Ini menjadi pembenaran bagi saya untuk brewokan. ha ha ha.

Ramadhan Tahun Ini

Alhamdulillah besok adalah Hari Raya. Berhasil sudah kita berpuasa di bulan Ramadhan. Baru berani menulis setelah berbuka hari ini.

Tahun ini, terutama 10 hari terakhir, puasa agak berat bagi saya. Kondisi badan kurang prima dan ada banyak pekerjaan sehingga tantangan dalam berpuasa cukup tinggi. Kepala pusing dan badan lemas. Kondisi badan yang kurang fit yang membuatnya menjadi berat. Ada kalanya ingin menyerah. Akhirnya memilih tidur (baik di rumah maupun ketika sedang di perjalanan, di kereta api.) Tadi pagi pun perut sempat berontak sebentar. Untungnya tahun ini puasa bisa diselesaikan karena tahun lalu saya bolong satu hari karena sakit.

Semoga kita semua diberi kesehatan dan bagi yang sedang diberi cobaan sakit, semoga segera diberi kesembuhan. Kita berusaha dan berdoa. Amiiin.

Sehari 3 Acara

Nampaknya kesibukan masih menjadi halangan bagi saya untuk ngeblog. Untuk menunjukkan betapa sibuknya saya, ini adalah contoh aktivitas hari Jum’at minggu lalu.

Pagi hari salah satu mahasiswa bimbingan saya (S3) maju sidang. Ini sidang kemajuan yang menuju ke sidang tertutup. Karena waktunya mepet, maka Jum’at pagi itu dilakukan sidang. Sidang berjalan lancar. Oh ya, sebelumnya ada mahasiswa S2 yang mau bimbingan. Jadi sebelum menuju sidang, bimbingan mahasiswa dulu.

Lepas dari Jum’atan, saya mampir ke acara TEDx ITB.

IMG_20180525_134044 TEDx ITB

Sebetulnya saya ingin mengikuti keseluruhan acara TEDx ITB itu, tetapi ada acara lain sehingga pas break untuk shalat Ashar, saya kabur. Menuju ke acara Talk Show yang terkait dengan kegiatan Lailatul Coding.

IMG_20180525_162156_HDR helmi lailatul coding_0001

Belum selesai acara itu, saya kabur lagi (dengan menggunakan Go-Jek) ke ITB lagi. Tapi kali ini ke MBA SBM ITB yang di Jalan Gelap Nyawang. Ada pembukaan the Greater Hub, tempat inkubasi startup yang diusung oleh SBM (Sekolah Bisnis dan Manajemen) ITB.

Habis buka puasa di sana, saya balik lagi ke acara Lailatul Coding (dengan Go-Jek lagi karena dekat). Di sana saya ngobrol dengan teman-teman sebelum akhirnya pulang.

Jadi dalam sehari ini ada tiga acara. Eh, kalau ditambahkan dengan mahasiswa yang sidang maka ada empat acara.

Demikian laporan kesibukan saya. Selesai.

8 Jam Bimbingan

Seperti sudah dituliskan sebelumnya – soal sibuk – ternyata memang perkuliahan selesai bukan jaminan bakal tidak sibuk. Buktinya kemarin skedul saya lumayan padat. Delapan jam melakukan mentoring (startup / entrepreneurship) dan bimbingan thesis / disertasi mahasiswa; dari pukul 9 pagi sampai mendekati pukul 5 sore. Hadoh.

Saking sibuknya, makan siang dilakukan sambil bimbingan. Jeda sedikit hanya untuk shalat saja. Pokoknya itu non-stop.

Untungnya sebagian besar saya lakukan dengan duduk. Bukan berdiri. (Eh, kenapa pakai ditulis “untung” ya? he he he. Memang untungnya dimana?)

Yang penting tetap semangat. Hal-hal lain yang tadinya ingin saya lakukan (termasuk ngeblog yang lebih serius), terpaksa ditunda dulu.