Ngopi di Bandung

Lagi-lagi ini tulisan tentang ngopi – minum kopi, bukan foto copy hi hi hi – di Bandung. Di setiap pojok kota Bandung dapat kita temui tempat-tempat untuk ngopi. Foto berikut ini merupakan salah satu contohnya; Box of Coffee, yang hanya berupa sebuah mobil box dan beberapa kursi untuk menikmati kopi. Ini letaknya di jalan Sulanjana (dekat ke Baltos).

P_20170410_164612 box of coffee 0001

Kopi dibuat secara manual oleh baristanya. Kebetulan yang ini juga open bar, artinya kalau kita mau menyeduh sendiri juga bisa. Saling bertukar ilmu. Sayangnya saya belum ahli dalam membuat kopi.

P_20170410_164502 0001

Harga kopi manual brew V60 hanya Rp. 18.000,- saja. Rasanya tentu saja umumnya lebih enak dibandingkan dengan kopi yang dijual di restoran-restoran atau hotel-hotel dengan harga berkali-kali lipat.

Oh ya, pada hari yang sama, saya juga beli kopi dari Subculture yang letaknya di depan hotel Holiday Inn di jalan Dago. Sama enaknya juga.

Bandung memang surganya kopi.

Soto Jakarta

Sebuah percakapan di restoran kemarin siang

Saya: mbak pesan Soto Jakarta
Pramusaji: ??? nggak ada, pak
Saya: habis?
Pramusaji: kita gak jual Soto Jakarta
Saya: lah. biasanya kan ada
Pramusaji: [bingung … tak lama kemudian, ting … nemu]
Pramusaji: Soto Betawi, maksudnya pak?
Saya: iya. itu … Betawi, Jakarta, sama saja kan? Satu ya.
Pramusaji ngeloyor. Dalam hatinya dia mungkin berkata, bapak satu ini perlu ditampol juga dengan nampan ini.

[Ini cerita fiktif saja, tapi nyaris terjadi. Serius lho. Saya pikir namanya Soto Jakarta.]

Daftar Tempat Makan di Bandung

Beberapa hari yang lalu ada sebuah pertemuan di Bandung. Setelah pertemuan, kami ngobrol-ngobrol. Salah satu topik pembahasan adalah tentang tempat makan di kota Bandung. Saya sendiri tahu beberapa tempat makan yang menurut saya enak. Kemudian ada pertanyaan mengapa saya tidak membuat daftar tempat makan itu. Wah.

Sebetulnya ada sedikit konflik. Kalau saya buat daftar tempat makan di Bandung itu, nanti tempat-tempat itu menjadi semakin terkenal dan semakin ramai. Terus nanti jadi malah lama melayani saya. hi hi hi. Gak mau ah.

Bagaimana menurut Anda?

Kopi Lagi?

Sering kejadian saya merasa ingin minum kopi lagi. Seperti sekarang. Padahal hari ini saya sudah meminum dua cangkir kopi. Katanya sih sehari maksimal tiga cangkir kopi hitam. Jadi gimana? Kopi lagi? Padahal ini sudah pukul 22:30.

Kopi bagi saya bukan untuk membuat tidak tidur. Saya hanya pengen kopi saja. Craving. Soalnya biar minum kopi, tidur sih tidur saja. hi hi hi. Nampaknya keputusan saya saat ini adalah minum kopi lagi.

IMG_0238 kopi bw

[ini foto kopi kemarin pagi]

Promosi E-Commerce UMKM

Melanjutkan tulisan tentang e-Commerce untuk UMKM. Salah satu hasil kajian yang kami lakukan adalah UMKM sebaiknya memiliki web site sendiri untuk mempromosikan dan melakukan transaksi produknya. Situs web ini boleh dibuat sendiri, tetapi umumnya dibuatkan oleh pihak lain yang memang memfokuskan di sisi teknologi informasi. Penjual (UMKM-nya) dapat fokus ke membuat produknya.

Dalam kajian ini kami mencoba membuat situs web untuk delapan UMKM. Back-end, atau sistem yang digunakan adalah Hydro – yang merupakan produk dari Cyberlabs. Contoh dari situs yang kami coba adalah toko online Scarrymo.com. (Di bawah ini adalah contohnya.)

scarrymo1

Scarrymo adalah usaha yang menjual produk jamu (seperti dapat dilihat di situs webnya). Selain itu mereka juga menjual kacang teri. Tentu saja sebelum menuliskan di sini saya sudah mencoba produk-produk mereka. Enak! Seriously, enak.

Nah, saat ini kami mencoba mempromosikan situs-situs e-commerce UMKM ini. Mohon dicoba dan berikan umpan balik (feedback) kepada kami agar kajian kami menjadi baik dan bagi pelaku e-commerce sektor riil ini juga menjadi bermanfaat. Silahkan dicoba untuk memesan.

Wisata Kuliner Medan

Beberapa hari ini saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi Medan kembali. Acara sesungguhnya adalah memberikan Security Awareness di Pertamina dan bercerita tentang (IT) entrepreneurship di Kampus USU. Kesempatan ini juga saya manfaatkan untuk melakukan wisata kuliner.

Medan memang terkenal dengan kulinernya. Waktu yang hanya 4 hari 3 malam ini tidak cukup sebenarnya, tetapi lumayanlah.

IMG_9245 kopi sanger
Kopi Sanger. Ini sebetulnya adalah kopi Aceh. Sanger itu katanya berasal dari “sama-sama ngerti”. Itu karena dulunya ada yang sering ke kedai kopi tertentu dan saking seringnya sang penjual sudah tahu (mengerti) apa yang diinginkan pelanggan tersebut.
IMG_9250 sate padang
Sate Padang. Yang ini dekat Waspada. Rasanya mantap sekali. Dagingnya enak dan bumbunya pas. Perut saya kurang kuat menghadapi yang pedas-pedas, yang ini ternyata masih sanggup. Selain daging ada juga lidah, pangkal lidah, dan usus. Waw.
IMG_9246 badak
Minuman Badak (sarsaparila). Kayaknya minuman root beer itu sebetulnya nyontek minuman Badak ini. hi hi hi.

Selainan makanan di atas masih ada makanan lain; misop, kerang (belum sate kerangnya), mie rebus, sate memeng. Wah berat badan langsung naik. Hadoh.