ProgRock

Pertama, perlu saya jelaskan bahwa saya penggemar band Genesis “versi lama”. Kata “versi lama” ini perlu saya perjelas karena biasanya orang memilih versi (Peter) Gabriel atau (Phil) Collins. Saya menyukai keduanya, sampai sebelum album “Mama”. Saya juga penggemar band Yes dan sejenisnya. Anyway, ceritanya adalah saya penggemar musik progressive rock (saya singkat di judul jadi ProgRock saja ya).

Saya sudah menggemari band ini sejak tahun 1970-an ketika saya masih SMP hingga akhir tahun 80-an (awal tahun 90-an). Pada saat itu saya pikir musik jenis ProgRock ini sudah mati. Tidak ada band-band baru. Maka saya tidak mengikuti perkembangannya lagi.

Awal tahun 2000-an saya mulai bertemu dengan teman-teman yang menyukai ProgRock juga. Saya baru tahu ada band-band baru yang masih mengusung ProgRock. Akhirnya saya mulai membuat koleksi lagi. Ternyata bukan hanya band-band baru saja. Ternyata ada band-band yang sudah lama tetapi belum saya kenal. Maklum, jaman dahulu itu internet masih belum ada atau terbatas sehingga penyebaran informasi mengenai band masih lokal.

Ada banyak orang yang seperti saya, kehilangan jejak ProgRock. Ada juga yang baru ingin mendalami ProgRock dan mencari band-band baru. Untuk yang terakhir ini, jika saya beri Genesis (lama) atau Yes, terlalu “jauh” jaraknya. Tidak nyambung. Maka perlu ada sampel (contoh) lagu-lagu dari band-band ProgRock yang relatif baru. (Perlu saya tekankan kata “relatif” di sini karena ada yang terlihat lama juga.) Maka perlu saya buat tulisan ini, yang pada intinya adalah memperkenalkan band dan lagu yang membuat saya kembali menyukai ProgRock.

Tulisan ini saya lengkapi dengan link ke YouTube agar para pembaca bisa langsung menikmati lagunya. Sebenarnya untuk tiap band ada beberapa lagu yang bagus, tetapi saya tampilkan hanya sampel dari itu saja. Untuk mendengarkan warnanya. Selebihnya cari sendiri ya.

Panjang juga pengantarnya ya. Baik. Kita mulai.

  1. Porcupine Tree – Blackest Eyes (4:39). Saya menyukai versi live ini. Juga lihat ini Porcupine Tree – Trains (6:32). Album In Absentia merupakan jembatan awal.
  2. Transatlantic – Duel with the Devil (27:59). Ya, benar. Lagunya panjang. Typical ProgRock. Transatlantic adalah supergroup (personel dari berbagai band besar yang ternyata bisa main bareng; coba identifikasi siapa mereka). Sebetulnya saya lebih suka lagu My New World, tetapi silahkan cari lagu-lagu mereka yang lainnya. Epic. Album-album dari Transatlantic semuanya epic.
  3. Blackfield – Blackfield (full album). Link ini mengarah ke album pertama mereka (komplit). Bagi saya ini adalah “pop” nya ProgRock. Artinya kalau mau yang “ringan” mulai dari sini. Empat album mereka bagus semua. Lihat lagu Jupiter (3:47) yang merupakan love song.
  4. It Bites – Oh My God (5:26). Ini dengan gitaris barunya.
  5. Jadis – More Than Meets The Eye (9:40). Kelebihan dari Jadis adalah lagu instrumental dengan melodi gitar. Jadis menjadi salah satu band favorit saya. Bahkan merupakan salah satu yang paling sering saya putar. Album “More than meets the eye” bisa jadi percobaan pertama Anda. Ini lagu favorit saya  Jadis – G.13 (5:45)
  6. The Pineapple Thief (masih cari lagu yang paling bagus untuk contohnya).
  7. The Flower Kings – Cinema Show (11:57). Sebetulnya the Flower Kings merupakan band besar sendiri, tetapi saya mengenalnya via lagu klasik Genesis yang ini. Jadi link ini saya buatkan agar Anda bisa mencoba dahulu. Setelah itu baru lanjut ke lagu lainnya seperti The Flower Kings – Big Puzzle (18:26). Saya suka duel gitar dan keyboard di menit ke 4:00 ke atas.
  8. The Flying Colors (4:42). Lagi-lagi ini sebuah supergroup yang asyik juga. Baru.
  9. Neal Morse – The Conflict (26:47). Neal Morse ada di beberapa supergroup di atas. Ini adalah contoh musik dia sendiri yang dibantu oleh musisi lainnya. Ngeprog banget.
  10. Steven Wilson – Drive Home (8:20). Dari semua artis yang saya dengar, saat ini Steven Wilson sebetulnya mendominasi playlist saya. Saya tidak letakkan di atas tetapi sebagai gong. (Kalau dilihat di dalam daftar di atas, ada banyak yang merupakan sentuhan dari dia.)  Dia termasuk yang produktif, dalam artian memproduksi banyak karya baru-baru ini. Link yang saya berikan ini hanya merupakan salah satu contoh saja. Animasinya juga keren. Lihat lagu Routine (10:04).

Penutup. Selera adalah sesuatu yang sulit untuk diperdebatkan. Pilihan yang saya tampilkan dalam halaman ini tentunya sesuai dengan selera (dan bahkan mood) saya saat ini. Selamat dinikmati saja.


%d blogger menyukai ini: