Kuliah Dimulai

Minggu ini (mulai dari tanggal 22 Agustus 2016 kemarin) dimulai perkuliahan di ITB. Untuk semester ini saya mengajar dua kuliah saja; Keamanan Jaringan & Informasi (S2) dan Pengantar Teknologi Informasi (S1).

Kuliah Keamanan Jaringan dan Informasi bertemu di pagi hari. Kami membicarakan tentang administrasi perkuliahan. Salah satu masalah yang kami hadapi adalah tempat untuk berbagi materi dan kordinasi. Nampaknya kami akan menggunakan Trello karena tempat e-learning yang ada saat ini masih bermasalah. (Ada banyak masalah yang nanti akan saya tulisan secara terpisah.) Kordinasi mungkin menggunakan aplikasi Telegram atau Slack. Kita lihat apakah konfigurasi seperti ini bisa berjalan.

Kuliah kedua, Pengantar Teknologi Informasi, seharusnya sudah dimulai tetapi ketika saya datang ke kelas … mahasiswanya tidak hadir. Saya menunggu satu jaman sambil membaca dokumen dan internetan. (Kalau tidak ada internet mungkin saya sudah bete duluan. he he he.) Akhirnya kelas saya anggap WO. Kita lihat minggu depan.

14054350_10153805227926526_4904123483812699040_o
Ini foto kelas yang kosong itu

Semangat … Eh, ada mahasiswa kelas yang sedang berlangsung saat ini yang membaca tulisan ini?

Iklan

Minggu Terakhir Perkuliahan

Minggu lalu adalah minggu terakhir perkuliahan di ITB. Selanjutnya adalah Ujian Akhir Semester (UAS). Mahasiswa mulai sibuk dengan tugas-tugas dan persiapan ujian. Sebetulnya dosen-dosen juga sibuk menilai tugas-tugas dan menilai ujian.

P_20160429_090117 students

Kalau sekarang, di akhir kelas sering terjadi potret bersama antara dosen dan mahasiswa. Potret di atas adalah sebagian dari mahasiswa kuliah Keamanan Informasi saya. Mahasiswanya sih banyak, tetapi pada hari itu (Jum’at) banyak mahasiswa saya yang tidak hadir karena mengira saya harus ke Jakarta (untuk peluncuran Telinga Musik Indonesia) tetapi saya memutuskan untuk di Bandung (mengajar, meeting, dan beberapa pekerjaan lainnya).

Selamat ujian untuk mahasiswa dan selamat bertugas untuk para dosen.

Desain Masih di Kepala

Sebetulnya saya ingin menceritakan tentang masalah (program) yang saya hadapi, tetapi untuk menuliskannya saja membutuhkan banyak waktu. Ada banyak detail yang harus diuraikan untuk menghindari salah paham. Akhirnya selalu tidak sempat saya tuliskan dalam blog ini.

Singkatnya begini. Saya punya banyak makalah hasil tugas mahasiswa dalam bentuk elektronik (soft copy). Makalah-makalah tersebut ingin saya online-kan, lengkap beserta informasi mengenai nama pengarangnya (sang mahasiswa), judul makalahnya (dan kadang ada beberapa versi / revisi), dan link kepada makalahnya sendiri (yang boleh beberapa versi itu). Dahulu ini semua saya lakukan secara manual. Satu persatu. Maklum, dulu masih sedikit. Nah sekarang sudah lebih dari 1000 buah. Repot kalau dikerjakan satu persatu. Mau saya otomatisasikan. Inilah masalahnya.

Desain untuk hal ini sudah ada di kepala, tetapi untuk menuangkannya ke kertas masih belum sempat. Biasanya memang harus saya corat-coret di kertas juga sih. Ini belum sempat saja.

Kalau dalam kondisi sekarang, ya tulisan yang muncul hanya seperti ini dulu. Malah menimbulkan banyak tanda tanya, bukan?

Fenomena Batu Akik

Dalam diskusi mentoring entrepreneurship tadi siang, salah satu topik yang muncul adalah fenomena batu akik (gemstone) di Indonesia. Pada saat tulisan ini dibuat, batu akik sedang populer sekali. Kemana kita melihat, selalu terlihat ada orang yang melakukan jual beli batu akik. Di Bandung, sudah beberapa hari ini ada pameran batu akik di RRI. Dari jumlah kendaraan – motor dan mobil – yang parkir di depan RRI nampaknya banyak sekali orang yang hadir.

Jika Anda memiliki akun media sosial, pasti ada banyak foto dan berita tentang batu akik yang Anda temui. Ada tulisan dan gambar yang serius, tetapi ada juga yang guyonan. Singkatnya adalah batu akik sedang populer saat ini.

batu akik kolang kaling

[Saya menemukan foto/gambar di atas. Ada yang tahu sumber aslinya dari mana? Untuk memberikan acknowledgement di sini.]

Ada beberapa pertanyaan yang muncul

  • mengapa batu akik menjadi populer saat ini?
  • apakah ada kejadian tertentu yang memicu ini?
  • apakah ada orang tertentu yang berperan di balik kepopuleran batu akik ini?
  • apakah bisnis batu akik ini riil?

Batu akik sudah ada dari jaman dahulu. Bahkan, guyonannya pun ada. Pelawak Srimulat Tessy dikenal menggunakan banyak cincin batu akik. Toh, dulu-dulu kepopuleran batu akik biasa-biasa saja.

Apakah kita dapat menggunakan teori Malcom Gladwel, “tipping point“, untuk menjelaskan fenomena ini? Telah terjadi sebuah “tipping” yang mengakibatkan kepopuleran batu akik meningkat secara drastis.

Diskusi bukannya malah menambah daftar pertanyaan. Ha ha ha. Bagaimana pendapat Anda?

Kuliah Semester Ini

Tanpa saya sadari, ternyata semester ini saya mengajar banyak kuliah. Biasanya saya hanya mengajar dua mata kuliah, tetapi kali ini ternyata menjadi empat. Hadoh.

  1. Keamanan Informasi (Introduction to Security) – untuk S1
  2. Keamanan Jaringan (Network Security) – S2
  3. Keamanan Perangkat Lunak (Software Security) – S2
  4. Secure Operation and Incident Handling – S2

Busyet dah. Nanti kita organisir dulu kelas dan jadwalnya. Sementara ini saya masih sibuk mempersiapkan materi kuliahnya.

Ke(terlalu)sibukan

Ini adalah minggu pertama perkuliahan dimulai di ITB. Ternyata langsung super sibuk. Gas pol. Akibatnya tidak sempat ngeblog dalam beberapa hari. Luar biasa. Kemarin malam mau coba ngeblog, eh listrik di rumah bermasalah sehingga tidak bisa ngeblog. Pokoknya sih banyak hambatan untuk ngeblog. Ini bukan cari-cari alasan, tetapi alasan sesungguhnya. Apa sih … hi hi hi.

Malam ini nyaris tidak dapat ngeblog lagi karena (lagi-lagi) urusan perkulihanan. Kayaknya semester ini banyak sekali kuliah yang harus saya ajarkan. Nah lho. Ini pusing ngatur waktunya. Ada kemungkinan ada kuliah yang terpaksa tidak saya ajarkan. (Mikir dulu malam ini, yang mana.)

Sementara ini dulu yang mau saya tuliskan. Ada beberapa hal yang sudah ingin saya tuliskan juga tetapi waktunya belum ada. Ugh.