Tidak Suka Melihat Makanan Bersisa

Pernahkah Anda pergi ke suatu tempat – biasanya acara kondangan – kemudian melihat orang mengambil makanan yang terlalu berlebihan dan tidak dihabiskan? Makanan yang banyak tersebut teronggok di piring dan ditumpuk. Pastinya makanan ini akan dibuang karena sebagian besar orang tidak tertarik untuk mengambil makanan bekas prasmanan ini. Kesal sekali melihatnya. Ya mbok kalau ambil makanan itu secukupnya. Kalau nanti sudah habis mau ambil lagi ya silahkan antri lagi.

Foto Opor Lebaran …

Kalau di rumah masalahnya berbeda lagi. Sisa makanan biasanya harus ditumpuk lagi dan dimasukkan ke lemari es. Nah repotnya kalau sisa makanannya itu tinggal sedikit dan rasanya kerepotan untuk menyimpan di lemari es itu terasa membebani. Jadi bagaimana? Insting pertama yang muncul adalah, mari kita makan. Kita habiskan. Ha ha ha. Akibatnya, saya khawatir nanti berat badan naik.

Sifat kurang suka melihat makanan bersisa ini mungkin terbawa dari kecil. Waktu kecil, di rumah kami banyak anggota keluarga. Orang tua saya sering menerima keponakan yang bersekolah di Bandung. Jadi rumah kami ini seperti tempat penampungan saudara-saudara. Jadinya orangnya banyak. Ya tentu saja, makanan hanya ada secukupnya. Dibagi-bagi. Saya tidak perlu menceritakan keterbatasannya sampai seberapa. he he he. Pokoknya cukup untuk membuat saya sangat menghargai makanan. Susah ketika masih kecil atau muda memang merupakan pelajaran terbaik.

Bagaimana dengan Anda?