Ketika Masjid Menangis

Hari itu, sang masjid merapikan dirinya
Bersiap menerima tamu-tamunya
Namun mereka tak kunjung datang
Masjid tak mengerti

Ah, mungkin mereka ke masjid lain
Tak mungkin mereka ke tempat lain
Selain ke masjid
Masjid tak mengerti (jika tidak)

Adakah mereka malu untuk hadir di tempatku?
Apakah yang mereka ingin buktikan
Sehingga mereka memilih tempat lain selain masjid?
Masjid tak mengerti

Wahai tamuku, adakah engkau takut
Diberi label tertentu oleh manusia lain
Sehingga engkau harus hadir di tempat lain (selain masjid)
Masjid tak mengerti

Di sini engkau memang tidak terlihat wahai tamuku
Tapi Pemilikku mengetahui kecintaanmu kepadaNya
Tak perlu kau tunjukkan itu kepada dunia
Masjid tak mengerti

Jum’at
Hari ini
Masjid sepi
Masjid tak mengerti

Koran Setiap Hari

Koran hari ini dan kemarin sama isinya
Koran hari esokpun tidak jauh berbeda

Berita seperti itu yang selalu muncul
Cara penyampaiannya pun selalu tumpul

Engkau seharusnya menjadi pembawa berita
Kejujuran yang tidak manipulatif atau tendensius
Bukan untuk mengejar rating atau jumlah klik

Koran hari ini adalah koran setiap hari
Hanya perlu kau baca sekali-sekali

We Are All … (superheroes)

We are all … superheroes
Trying to make ends meet
When everything seems to be dark
(is there a light at the end of the tunnel?)

We are all … superheroes
Trying to support our families
When nobody seems to care
(are you there? … are you there? … are you there?)

We are all … superheroes
Trying to make changes in our society
When everybody just talks
(and talk … and talk … and talk)

We are all .. superheroes
Learning to fly
Together …