Bumi Datar (Flat Earth)

Kemarin di dua tempat terjadi perdebatan tentang apakah bumi itu bulat atau datar. Mungkin juga perdebatan tidak hanya terjadi di dua tempat itu saja. Ya, topik sedang ngetrend. Jadi ingat cover album Kansas ini, Point of Know Return. (Sambil juga ingat bukunya Friedman, the World is Flat.)

kansas_-_point_of_know_return

Menurut Anda tentang bumi datar itu opini atau hoax? Ada yang berpendapat bahwa ini adalah hoax karena bukan fakta. Sementara itu ada yang berpendapat bahwa ini adalah opini dan itu sah-sah saja. Nah lho.

Menertawakan Sains

SSaya suka komedi. Banyak hal yang dapat dipelajari dari komedi. Saya belajar bahasa Inggris melalui komedi. Demikian pula, ada banyak cerita sejarah yang saya pelajari dari komedi juga. Sains? Matematika? Rekayasa? Semua ini dengan lawakan? Wah ini baru menarik.

Pagi hari di awal tahun 2017 ini saya membuka internet. Serius. Sehabis Subuh, sebelum matahari terbit saya membuka internet. Entah kenapa, terbuka YouTube. Yang terpampang di layar saya ada berbagai pelawak, mulai dari Johnny Carson, Jonathan Winters, dan kemudian Robin Williams. Eh, ternyata salah satunya menunjuk ke video ini.

Nampaknya ini adalah sebuah acara wawancara tentang Matematika dengan pelawak Steve Martin. Entah kenapa, Steve mengajak pelawak Robin Williams ke atas panggung. Mungkin dia tahu bahwa Robin Williams lebih tahu tentang sains (Matematika dan Fisika) lebih dari dia. Maka terjadilah berbagai adegan lucu di video itu. (Videonya dipotong menjadi beberapa video, masing-masing 10 menitan.) Gak bisa berhenti nonton video ini. Aje gile busyet dah.

Saya baru tahu bahwa Robin Williams itu ternyata cerdas banget! Dia banyak membaca dan mengerti banyak hal. Silahkan lihat videonya. Ada banyak lawakan yang terkait dengan matematika (dan fisika). Serius! Edan pisan!

Lawakan jenis ini – yang membutuhkan pendengar untuk mikir – merupakan jenis yang saya sukai. Ah, ternyata bisa juga menggabungkan lawakan dengan sains. Ini merupakan dorongan positif buat saya agar terus dapat menjelaskan konsep yang susah dengan lawakan.

Belajar ah … (dan banyak membaca tentunya).

Bagaimana Membuatmu Jatuh Hati

Begitulah mungkin judul yang akan saya berikan untuk presentasi saya tanggal 2 Februari di Netsains. (Kata Merry, ibu yang melahirkan netsains.com itu, 2-2-2 mas. Lho? Maksudnya tanggal 2, bulan 2, jam 2. Bagus juga ya? You know how I love numbers. he he he.) Sebetulnya judul lengkapnya adalah “Bagaimana Membuatmu Jatuh Hati Pada Sains dan Teknologi“, tetapi kepanjangan ya? Jadi katanya dibuat berhenti saja, sehingga bisa multi interpretasi. hi hi hi. Itupun kalau belum diubah oleh Merry.

Acara itu mungkin merupakan presentasi publik pertama saya untuk tahun 2008. (Kecuali kalau tiba-tiba saya harus presentasi karena sudah ada bookingan menjadi MC/presenter itu. hi hi hi. Alih profesi bener nih.)

Eh, acaranya ada di STC Senayan. (Dimana itu ya?) Katanya sih di acaranya hanya disediakan 30 tempat duduk. Saya tanya kalau ada yang mau datang (nonton dan sekaligus kopdar?) terus berdiri boleh nggak? Lagi mau ditanyakan kepada panitia. Jadi kalau Anda mau datang, kasih tahu ya, biar saya teruskan ke panitia.