Arsip Tag: social media

Dari Acara HootSuite Meetup Bandung

Tadi saya memberikan presentasi dan diskusi tentang pemanfaatan Social Media untuk Pendidikan. Ini merupakan bagian dari acara HootSuite Community Meetup (gitu?). Tempatnya di ComLabs ITB. Sambil menunggu giliran maju, ambil potret dulu ah.

Ruangan penuh sesak. Acaranya juga bagus. Presentasinya juga bagus-bagus. Mengenai materi saya, nanti saya buatkan linknya. Sekarang mau santai dulu. hi hi hi.

Oh ya, saya mendapatkan kartu ini – Owly playing cards – sebagai hadiah kenang-kenangan dari Hoot Suite.


Pemanfaatan Social Media Untuk Pendidikan

Saya sedang mencari bahan-bahan untuk cerita tentang pemanfaatan social media untuk pendidikan. Saya tidak sedang mencari hal-hal yang teoritis tapi lebih ke pengalaman. Soalnya seringkali digembar-gemborkan pemanfaatan IT untuk pendidikan, tetapi kenyataannya justru di dunia pendidikan pemanfaatan IT yang paling terlambat atau gagal. Nah ini social media pula.

Saya lihat social media itu lebih ke tempat untuk bersosialiasi. Kasarnya adalah tempat kongkow-kongkow. Jadi bisa jadi lebih susah jika digunakan untuk membahas topik yang serius seperti yang dituntut oleh pendidikan. Eh, ini mungkin pendidikan formal maksudnya ya. Kalau ngobrol-ngobrol – seperti kongkow-konkow itu – memang dapat digunakan untuk memperoleh pencerahan-pencerahan, yang mana ini juga dapat dikatakan pendidikan dalam definisi yang lebih umum. Yang saya cari adalah untuk pendidikan yang formal begitu.

Atau memang kongkow-kongkow itu sebetulnya penting dalam pendidikan? Hanya saja mungkin dia tidak dihargai? Jika demikian maka social network pun dapat dianggap penting untuk pendidikan. Hmmm. Far fetched? Am I stretching too far?

Oh ya, mungkin saya sendiri agak bias (opiniated). Sebagai contoh, saya agak kurang percaya kultwit (kuliah via twitter) digunakan untuk membahas topik yang serius, misalnya. Sehingga kultwit untuk pendidikan pun saya meragukan. Saya kok merasa kultwit itu seperti menganggap enteng topik yang dibahas. hi hi hi. Lagi-lagi ini opini lho.

Oh ya lagi, definisi dari social media-nya sendiri memang harus diperjelas. Blog dan web site, misalnya, saya anggap bukan aplikasi social media. Mungkin saya harus memperluas definisi saya ya? Semuanya social media?

Singkatnya, saya merasa agak pesimis. Bagaimana pendapat Anda?


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.597 pengikut lainnya.