Koding Atau Buat Dokumentasi

Sekian lama saya tidak ngeblog itu ada alasannya. Saya lagi (kebanyakan) koding. Membuat kode program untuk berbagai hal, terutama untuk aplikasi Internet of Things (IoT). Tentu saja ada kegiatan-kegiatan lain yang harus saya lakukan (dan bahkan mungkin juga yang lebih dominan), tetapi kali ini saya ingin menyoroti masalah koding.

Salah satu masalah yang sering dikeluhkan terhadap para koder (programmer) adalah kuranganya dokumentasi dari kode yang mereka buat. Ini betul. Sebagai seorang koder, saya juga sering mengalami dilema. Di satu sisi saya ingin membuat dokumentasi, tetapi di sisi lain saya masih harus meneruskan kodingan. Kalau tadi beres satu bagian, maka masih ada bagian lain yang harus dikodekan. Belum lagi kode bagian sebelumnya juga masih harus dimodifikasi. Akibatnya, waktu malah digunakan untuk membuat kode baru dibandingkan dengan membuat dokumentasi.

Yang menjadi masalah adalah banyak hal yang harus didokumentasikan. Design decisions, misalnya. Mengapa saya melakukannya seperti itu di sebuah kode? Ada alasannya. Kalau tidak didokumentasikan, maka koder selanjutnya akan kesulitan untuk memahami kode yang sudah saya buat. Jangankan koder lain, saya sendiripun kalau sudah lewat sekian bulan maka sudah lupa dengan kode-kode yang saya buat sebelumnya.

Singkatnya mengabaikan dokumentasi itu buruk! Iya semua orang tahu, tetapi tetap saja dilakukan. Sayapun tetap melakukannya. Nah, sebetulnya waktu yang saya gunakan untuk ngeblog ini dapat digunakan untuk membuat dokumentasi. Ini malah ngeblog. ha ha ha. Tapi kalau saya tidak memaksakan ngeblog, pasti ada saja yang lebih “penting”(?). Akibatnya ya blognya jadi kosong.

Dokumentasi harus menunggu. Ngeblog dahulu. Wah.

Iklan

Teknik Survey Online?

Mahasiswa saya sedang mengumpulkan data untuk penelitian dan membutuhkan pendapat orang melalui survey. Saya pernah lihat mahasiswa lain melakukan survey di internet dan hasilnya tidak begitu sukses. Maksudnya, orang malas untuk mengisi/ikut serta dalam survey. Tidak ada insentif.

Apakah ada yang tahu teknik / tips melakukan survey secara online? Apakah ada tools / situs web atau cara tertentu yang membuat kita mudah untuk melakukannya?

Sharing Vision – Outsourcing

Acara saya kemarin dan hari ini adalah berdiskusi di Sharing Vision. Topiknya kali ini adalah Outsourcing IT. Ternyata ini adalah topik yang menarik, seru, dan banyak masalah. Contoh masalahnya adalah:

  • mana yang bisa di outsource mana yang sebaiknya tidak (core vs non-core);
  • bagaimana mengelola risiko;
  • bagaimana cara memilih vendor yang baik (yang memang memiliki kemampuan teknis dan bisa mengerjakan hal yang ingin kita outsource kepada mereka);
  • bagaimana menyikapi vendor yang nakal, yang mana kita sudah bergantung kepada dia dan dia kemudian mencekik kita;
  • pricing?;
  • dan seterusnya.

Berikut ini adalah foto pesertanya.

From People