Bioskop dan WinDVD

Beberapa waktu yang lalu kami nonton film di BSM. Ada hal yang lucu.

Pas di layar akan dimainkan film iklan, ternyata layarnya berubah menjadi Microsoft Windows dan program yang digunakan untuk menjalankan film iklannya adalah WinDVD.

Ha ha ha. Langsung beberapa orang yang paham komputer tertawa. Lucu aja lihat WinDVD di layar bioskop besar. Mungkin nanti diganti dengan Linux?

Hmm… Mudah-mudahan film yang  kami tonton bukan dari DVD…

Iklan

Virus, Windows, dan Linux

Mengapa banyak virus dibuat di sistem operasi Microsoft Windows? Demikian pertanyaan yang banyak dilontarkan oleh orang. Jawaban saya adalah sebagai berikut.

Suka atau tidak suka, kenyataannya adalah sistem operasi Microsoft Windows merupakan sistem yang paling banyak digunakan di dunia. Banyaknya pengguna ini merupakan salah satu penyebab ketertarikan untuk membuat virus. Bayangkan jika Anda membuat virus, tentunya lebih menarik untuk menyerang sistem yang banyak penggunanya. Apakah Anda tertarik untuk membuat virus untuk sistem operasi QNX misalnya? Tentunya kurang menarik. Siapa yang Anda kenal menggunakan sistem operasi tersebut?

Alasan orang membuat virus bisa bermacam-macam, salah satunya adalah ketenaran (popularitas). Semakin banyak sistem yang terinfeksi dengan virus buatan seseorang, semakain tenarlah dia. Ini merupakan insentif bagi pembuat virus.

Sistem yang kurang terkenal, kurang menarik untuk “dibuatkan” virus oleh pembuat virus. Bahkan pembuat virusnya sendiri mungkin tidak kenal dengan sistem operasi tersebut. Mungkin mereka lebih familier dengan sistem operasi MS Windows. Bahkan tools untuk membuat virus, virus construction kit, juga sudah tersedia di sistem Windows.

Pengguna sistem operasi MS Windows umumnya adalah pengguna biasa, yaitu bukan orang yang suka utak atik komputer. Umumnya mereka hanya menggunakan komputer untuk keperluan sehari-hari, seperti mengetik surat, tugas, laporan, dan sejenisnya. Mereka kurang kenal aspek pengamanan komputer. Akibatnya mereka sangat rentan terhadap serangan virus. Begitu mereka menghubungkan komputer mereka dengan internet, misalnya dengan layanan internet kabel di rumahnya, maka virus bisa langsung mengintai dan menyusup masuk.

Sistem operasi MS Windows dahulunya dibuat dengan memprioritaskan kepada kemudahan sehingga apabila ada konflik antara kemudahan dan keamanan, kemudahan yang mendapat prioritas. Sebagai contoh, dahulu sistem operasi MS Windows tidak mengenal adanya perbedaan account. Pengguna hanya ada satu jenis dan dia bisa melakukan apa saja (memasang program, menghapus berkas, menjalankan program, dan seterusnya). Baru pada sistem yang terbaru ada pemilahan antara “Administrator” dan pengguna biasa. Itupun masih banyak orang yang menggunakan account “Administrator” untuk keperluan sehari-hari karena menjengkelkan jika harus berganti Administrator untuk memasang program, menjalankan sesuatu, dan seterusnya. Singkatnya, lebih banyak lubang keamanan bawaan (default) pada sistem operasi Windows (dahulu).