I am a “super sibuk” guy
18 Februari 2006 oleh Budi Rahardjo
Banyak orang yang tidak tahu (dan tidak mengerti) betapa sibuknya saya. Super sibuk. Beberapa hal yang saya kerjakan saat ini:
- Mengajar empat (4) mata kuliah! Biasanya dosen hanya mengajar 2 mata kuliah. Saya, 4! Memang salah satu dari mata kuliah tersebut tidak ada kuliahnya karena mahasiswanya sudah mengambil tahun lalu (mereka dapat E karena tidak menyelesaikan tugasnya). Sekarang kuliah tersebut saya sediakan agar mereka bisa menyelesaikan tugasnya dan memperbaiki nilainya. Tapi, tetap saja, 4 courses!
- Membimbing mahasiswa S1, S2, dan S3
- Mereview paper untuk berbagai journal, konferensi, seminar
- Mengelola 3 sampai dengan 7 proyek secara paralel! (Itulah sebabnya kalau Anda menawarkan proyek ke saya, ada kemungkinan Anda harus menunggu giliran atau saya tolak.)
- Menulis artikel (yang tetap adalah di infolinux, yang tidak tetap ada di beberbagai majalah, koran, dll.)
- Urusan Bandung High Tech Valley (BHTV) dan Cimahi Cyber City
- Urusan standar kompetensi (SKKNI), pendidikan, sertifikasi (brcertified), SMK, dst. dst dst.
- Urusan ID-CERT (www.cert.or.id) - yaitu menangani masalah security dan melakukan koordinasi dengan CERT di tempat lain
- Urusan global network link, Indonesia Forum, membantu Chandra Liem (menangani server, community applications for various communities - Indonesians or Filipino)
- Urusan blog, web, dan charity / volunteerism lainnya. Banyak situs web saya yang belum sempat saya update. Salah satunya adalah the first Indonesian web site, yang sekarang terbengkalai di myindonesia.org
- Thank God saya sudah tidak ngurusi domain .ID lagi (meskipun sebenarnya masih banyak yang saya kerjakan karena orang gak peduli! Those people don't know that I am doing their job!)
- Membantu berbagai insitusi (pemerintahaan, industri, bisnis) untuk membuat standar, aturan, strategi, dan hal-hal lain yang sangat penting / critical (baik bagi Indonesia mapun bagi kelangsungan hidup perusahaan). Ini saya lakukan secara informal karena saya tidak mau terlibat secara formal. I have enough responsibility. Tapi kadang-kadang ngeri juga karena pemikiran yang saya berikan menjadi acuan bagi negara atau perusahaan! (Perusahaan yang meminta bantuan pun kadang perusahaan besar / global!) Salah-salah bisa gawat. Untungnya banyak yang tidak tahu saya ikutan di banyak hal, jadi bisa ngeles. hi hi hi.
- Mengembangan beberapa perusahaan sendiri (INDOCISC, insan, dll.). Itulah sebabnya saya belum tertarik untuk menjadi pemegang saham di perusahaan lain meskipun banyak tawaran. Meskipun demikian, saya ada rencana untuk membuka dua start-up companies lagi. (Aduh, kayak kurang kerjaan aja ya?)
- Menjadi "selebriti IT" dengan memberikan presentasi, seminar, wawancara, dan sebagainya. Mengingat kesibukan saya, biasanya saya menolak untuk memberikan presentasi di tempat yang jauh dari Bandung. Waktu habis untuk transportasi (dan capek sesudahnya). Saya tidak terlalu suka menjadi selebriti karena bukan core business saya, tapi ini suatu yang harus saya terima.
- Mempelajari dan mengembangkan berbagai bisnis model, trend, dan hal-hal lain yang terkait dengan Teknologi Informasi, Electronics / Microelectronics / VLSI, dan Security. Biasanya ini dilakukan dengan ngobrol-ngobrol / ngopi dengan kawan, membaca berbagai sumber, menghadiri berbagai acara / seminar / discussion.
- Menjawab pertanyaan (dari mahasiswa, umum, petinggi dari berbagai institusi) melalui email dan SMS. Saya menerima lebih dari 500 email/harinya. Selain spam, email umumnya saya baca semua. Hanya tidak semua saya tanggapi (balas). Keterbatasan waktu dan prioritas yang membuat saya hanya mampu menjawab sebagian email saja.
- Urusan lain-lain seperti urusan masjid, masyarakat sekitar, dan lain-lain.
- masih banyak lainnya yang sifatnya ad-hoc
- Untungnya sudah banyak hal yang bisa saya lepaskan / tidak pikirkan lagi, seperti urusan di pengembangan institusi dan penelitian di ITB (too bad!)
Contoh skedul saya:
- Senin: menemui client di Jakarta. Pertemuan mulai dari 1 client sampai 3 client! Jika diperlukan diskusi sampai malam (jam 11 malam). Pulang, menyiapkan materi kuliah besoknya.
- Selasa: mengajar 2 (atau 3) kuliah, meeting di PAU Mikroelektronika, menyiapkan materi untuk presentasi besoknya
- Rabu: memberikan presentasi (di seminar xyz) [kapan membuat materi presentasinya?], rapat untuk persiapan workshop Sharing Vision, rapat mengenai proyek-proyek
- Kamis: memberikan presentasi (di workshop Sharing Vision) [kapan membuat materi presentasinya], [kadang-kadang malam hari makan malam bersama client, calon client, investor, friends]
- Jumat: memberikan presentasi (di workshop Sharing Vision)
- Sabtu: rapat untuk membahas pekerjan-pekerjaan (proyek), terkadang rapat bisa dari jam 9 pagi sampai jam 8 atau 9 malam
- Minggu: acara keluarga, membereskan blog / web site, membereskan laporan-laporan, menyiapkan laporan untuk client (hari Senin), menyiapkan tulisan atau materi presentasi untuk minggu ke depan
Jadi … kalau Anda sulit menemui saya itu wajar. Beberapa waktu yang lalu ada orang dari luar kota yang nekad mau menemui saya di ITB. Dia terpaksa pulang dengan tangan hampa. Tidak janjian dulu sih. Kadang-kadang mahasiswa harus antri untuk menemui saya, seperti pasien antri di dokter. Atau kadang-kadang yang mau ketemu dengan saya terpaksa bertemu di tempat dimana saya berada (bandara udara, stasiun kereta api, hotel tempat presentasi, di ruang kuliah kampus, tempat makan, dan seterusnya). Saya tidak ingin terlihat seperti sok penting atau sok sibuk. Memang demikian keadaannya.
Kadang saya berfikir, why me? Mengapa mereka tidak pergi ke orang lain saja? Kadang-kadang untuk hal yang sepele (menurut saya) mereka harus menunggu saya. Ternyata orang lain tidak bisa memberikan keputusan atau jawaban. Entah tidak bisa (not capable) atau tidak mau.
Kebanyakan orang terlalu malas (menurut standar saya) dan ingin cepat mendapatkan solusi atau jawaban. Mereka menganggap apa yang dikerjakan sudah cukup banyak. (You know what? It's not.) Sampai saat ini saya masih belajar, belajar, dan belajar. Buku, majalah, journal, web site semua menumpuk dan menunggu untuk dibaca, dan memang saya baca.
Banyak orang yang takut untuk melangkah atau terlalu banyak teori! Coba kerjakan. Kalau kata iklan Nike, "Just Do It." Kalau kata kawan saya, Chandra Liem, "Get the job done!" Selesaikanlah pekerjaan. Saya ambil contoh, ada orang yang mau pasang Linux tapi terlalu banyak pertimbangan dalam memilih distribusi atau konfigurasi. Ini membikin saya kesal. Sudahlah, pilih salah satu dan pasang Linuxnya. Kalau tidak suka, evaluasi lagi. Tapi, jangan terlalu banyak pertimbangan sehingga malah tidak dikerjakan.
Tentu saja sebelum mengerjakan siapkan dahulu teori atau langkahnya. Itulah perlunya banyak membaca, yaitu agar kita memiliki banyak "toolbox" (analogi, contoh, pengalaman, ilmu, knowledge, atau apapun namanya) sehingga ketika memecahkan sesuatu alur yang kita pilih runut.
Kadang-kadang kalau Anda melihat saya sedang makan, duduk-duduk, membaca buku, dan terlihat santai, sebetulnya otak ini masih berputar tujuh keliling. That gerbil is running fast in my head. (Tikus yang memutar roda itu masih berlari kencang di otak saya.) ha ha ha.
I do enjoy what I am doing. Jadi meskipun super sibuk, saya mencoba menikmatinya. But, I don't appreciate being push around. Jadi kalau Anda ingin menemui saya, jangan sakit hati kalau Anda harus menunggu (antri) dan bahkan saya tolak. I am just too damn busy!
Wakakaka… antriannya panjang kayak pasien dokter, rekeningnya berarti cling-cling kayak dokter juga dung wakakaka… makan makan
Huehehee…. *yang diajak kambing guling juga udah susah :D…. Damn you’re a busy man
huahaha
beginilah nasih the real IT celebrities.. hehehehe… gag kayak u-know-who.. :p
selamat bekerja pak..
salam buat pacar saya di itb…
Saya setuju dengan istilah “Just Do It� -nya Pak (lama saya lupa istilah ini) .. begitu menginspirasikan.
Sukses & sehat menyertai anda.
Numpang mampir.
wah2 stelah liat blog ini, dan baca artikel ini, saya jadi kagum sama bapak nih, hebat pisan.. keren pak, wicked cool..
Komentarnya satu kata: Top
[...] Hari ini, di tengah bengongnya harus ngerjain apa (baca: ngebrowse apa), saya terdampar di sebuah blog seorang insan IT yang sekaligus dosesn ITB: Budi Rahardjo. Tepatnya tentang ‘keluhan’ betapa super-sibuknya beliau. Sambil menikmati tulisan deskriptif yang lumayan banya, dalam pikiran saya bayangkan menjadi beliau. [...]
[...] Sudah lama sebenarnya saya ingin menyampaikan ‘uneg-uneg’ ini. Kontroversi seorang Roy Suryo adalah salah satu pemicunya. Masalahnya saya tidak tahu harus mulai dari mana sampai akhirnya mendapat ide dari secuplik curhatan Mister GBT di blognya. Semoga bermanfaat.. [...]
[...] Sudah lama sebenarnya saya ingin menyampaikan ‘uneg-uneg’ ini. Kontroversi seorang Roy Suryo adalah salah satu pemicunya. Masalahnya saya tidak tahu harus mulai dari mana sampai akhirnya mendapat ide dari secuplik curhatan Mister GBT di blognya. Semoga bermanfaat.. [...]
Busseett
Sibuk banget pak budi,
semoga selalu menikmati kesibukannya dan Puji Tuhan atas kesehatan yang diberikan Tuhan atas bapak..
[...] Going Linux. Yes.. I’m leaving you, Windows. I’m gonna wipe out my gaming partition and replace it with Ubuntu for the sake of leaving you heh. Basically because: Windows is expensive and Linux is NOT. There’s actually another “noble” & hidden agenda which I’m not too keen to explain now. So, yeah, I’ll go fully Linux in desktop mode. I was thinking to wait another 2 months to let Dapper Drake released but after scolded by Mr. Rahardjo to “just get it done”, I’m willing to take the Flight 5. As a matter of fact, I’m writing this entry from Kororaa Live CD which I downloaded last night to test Xgl (impressive, see the screenshots & video) [...]
[...] wha,.. ditengah2 kepusingan gwe mengurus berbagai jenis kerjaan mulai dari program , hardware , network , study akhirnya pada jam 11:33 am waktu komputer gwe.gwe memutuskan untuk membaca2 blognya pak budi hehehe.. ada satu tulisan beliau yg gw suka banget.tepatnya adalah tulisan yg ini .hahahaa… gwe suka banget sama kata2 beliau yang [...]
wa kalo d pikir2 tulisan pak suryo ini benar.
kalo kebanyakan di pikirin apa yg mau kita kerjakan jd tidak bisa d kerjakan karna terlalu banyak pertimbangan ini itu.
just do it aj kunci nya.
nambah satu lagi, ada yang mengganggu ksibukan Mas BR,…dikejar2 dan ngeladenin wartawan TI, he..
HAIL SCANNERS. We are alike. And we should be proud of it!!!
yang penting jangan sampe lupa sholat aja pak…
Halo.. Mas Budi.. Perkenalkan, kebetulan saya keponakannya Chandra Liem di SF, mas Budi udah dpt kabar belum mengenai Pak Chandra Liem sekeluarga mengalami kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya mereka sekeluarga di malam taun baru kemarin pada saat perjalanan ke SF. kebetulan saya di Jakarta, ini no HP saya 08161643414. kalo ada yang perlu di kordinasikan telp aja ya. thanks