Author Archives: Budi Rahardjo

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku

Soal Matematika

[Soal ini sudah saya sampaikan di halaman Facebook saya dan menuai banyak komentar. Sekarang sata dokumentasikan di sini.]

Ceritanya saya diminta untuk mencari himpunan permutasi 4 bilangan x1, x2, x3, x4 yang jumlah keempatnya adalah s (misalnya 27). Rentang bilangan xn adalah 0 sampai dengan 9. Adakah algoritma yang efisien untuk mencari solusi tersebut? (Catatan: tadinya di dalam postingan saya di Facebook, saya menyebutkan kombinasi bukan permutasi.)

Di halaman facebook saya banyak solusi yang diusulkan. (Terima kasih.) Bahkan ada yang sudah menampilkan snippet kode.

Secara visual, soal ini dapat dilihat seperti gambar berikut. (Maaf kalau gambarnya kurang jelas. Maklum ini corat-coret di buku.) Siapa tahu dengan gambaran secara visual dapat diperoleh pemahaman yang lebih baik.

masalah matematika

Bayangkan jika kita harus berjalan dari sisi kiri ke sisi kanan melewati 4 lapisan. Setiap titik memiliki biaya (cost) mulai dari 9 sampai dengan 0. Kita harus mencari jalan (path) yang nilainya sesuai dengan yang kita inginkan, seperti dala contoh adalah angka 27. Salah satu jalurnya adalah {7, 7, 7, 6}.

Nah selamat mencoba.

[Catatan: masalah ini merupakan bagian dari penelitian kami tentang anonimitas dalam e-voting.]


Gagal Mencoba Cara Baru Ngeblog

Dikarenakan satu dan lain hal – yang pada prinsipnya akses ke internet saya agak susah – maka saya mencoba cara lain untuk ngeblog. Biasanya, begitu ada ide langsung saya tuliskan di blog dan langsung publish. Nah, akhir-akhir ini saya terpaksa membuat draft dulu sebelum publish. Ternyata cara ini tidak cocok untuk saya. Hasilnya adalah banyak draft dan tidak ada satu-pun yang ter-publish. Hadoh.

Nampaknya saya harus kembali ngeblog ke cara lama, atau tetap mencoba dan berlatih ngeblog dengan gaya baru ini. Eh, harus keduanya ya. Okelah. Berlatih. Sementara itu saya publish tulisan curhat ini dulu. Jreng!


Lebaran

Lebaran (dan mudik) rupanya berimbas ke blog ini juga. Beberapa hari ini belum sempat ngeblog karena “mudik”. Sebetulnya mungkin lebih tepat disebut “ngota” alias ke kota karena kami ke Jakarta. Untungnya perjalanan lebaran kami melawan arus mudik sehingga tidak mengalami kemacetan.

Sebelum lupa, saya memohon maaf lahir dan batin. Semoga amalan kita diterima oleh Allah (swt).

11705389_10153010703456526_7608551199243869090_o

Oh ya, berat badan yang turun karena puasa kemarin itu sudah kembali lagi dan malah bertambah dalam beberapa hari saja. Hadoh. Makan-makan terus tanpa disertai dengan olah raga. Alasannya sih karena nggak sopan menolak tawaran makanan dari saudara-saudara. he he he. Gawat sekali nih. Semoga berat badan dapat kembali “normal”. Hi hi hi.

Bagaimana dengan lebaran Anda? Mudik?


Waktu Cepat Berlalu

Liburan mahasiswa sudah hampir berakhir. Liburan Hari Raya sih memang sangat singkat. Nyaris tidak libur. Padahal tadinya saya ingin memperbaiki dan memperbaharui materi kuliah. Selain itu ingin mencoba berbagai tools, aplikasi, dan seterusnya. Banyaklah kemauannya, tapi kenyataannya nyaris nol besar.

Banyak waktu saya yang “terbuang” untuk membaca. Yang saya bacapun buku buku-buku teknis saja, tetapi buku novel pun ada. Sebagai orang teknis, kadang saya merasa berdosa menghabiskan waktu tidak untuk hal-hal yang teknis. Padahal sesungguhnya meningkatkan pemahaman tentang hal-hal di luar yang teknis – dengan membaca – merupakan hal yang sangat penting. Sesungguhnya waktu itu tidak terbuang dengan membaca.

Waktu cepat berlalu. Merugilah orang yang menyia-nyiakan waktu.

[dimana saya letakkan time machine itu ya? … mencari …]


Kok Dosen Tahu?

Kadang ada mahasiswa yang mau menipu (ngibulin) dosen dengan tugas-tugasnya. (Hal yang serupa dengan siswa dan guru.) Tentu saja modus seperti ini seringkali ketahuan. Sang mahasiswa bertanya-tanya, kok dosennya tahu?

Untuk menjawab pertanyaan itu, saya tampilkan foto (yang lucu) ini.

anak nyalahin dog

Dialog yang terjadi mungkin seperti ini.

Orang tua: Hadoh biyuuung. Siapa yang corat-coret?
Anak: Emm … bukan aku. Dia (sambil nunjuk doggy)
Doggy sambil mendhelik: (aje gile busyet, teganya mas bro)

Tentu saja bagi orang tua akan gampang mengetahui kejadiannya. Sementara bagi sang anak, heran banget. Bagaimana orang tua saya kok tahu? Kira-kira hal yang mirip seperti ini terjadi antara mahasiswa dengan dosen.

Nah. Lain kali jangan coba-coba nipu dosen atau guru ya.


Superhero Cyber

Superhero – di komik – muncul karena ketidakmampuan penegak hukum dalam menegakkan keadilan. Maka muncullah orang-orang swasta yang menegakkan hukum sendiri. Vigilante. Tentu saja dalam keadaan normal, hal ini tidak dibenarkan. Tapi, ini kan keadaan abnormal. Maka muncullah superhero.

Dunia maya – cyber – sama seperti dunia nyata. Penegak hukum masih tertatih-tatih dalam menegakkan keadilan di dunia maya. Maka semestinya muncul juga superhero dunia maya. Cyber vigilante.

Saat ini sudah ada beberapa cerita tentang superhero di dunia cyber. Baru-baru ini saya melihat ada film seri yang berjudul Mr. Robot. Saya baru melihat satu episode. Belum tahu episode selanjutnya. Mungkin ada film-film yang sejenis ini.

Sayangnya karakter superhero cyber ini belum dikembangkan secara lebih sempurna seperti halnya karakter para superhero di dunia komik (dan sekarang menjadi film). Nampaknya ini membutuhkan story teller kawakan untuk mengembangkannya.

Atau kita buat yuk? Kita kembangkan karakternya secara keroyokan. Kita jadikan sebuah proyek.


Pengunjung Mulai Mudik

Iseng-iseng saya mengamati statistik pengunjung blog ini. Ternyata terjadi penurunan. Ada dua kemungkinan. Pertama, saya kurang rajin menulis sehingga pengunjung juga kurang perlu rajin melihat. Atau, kebanyakan pengunjung mengakses blog ini dari kantor atau sekolah. Nah, sekarang adalah musimnya mudik. Maka ketika pengunjung mudik, statistikpun ikut mudik. hi hi hi.

Sebetulnya ini masa yang menarik. Ketika pengunjung sedang sepi, maka saya malah dapat bereksperimen menulis macem-macem. Toh yang membaca sedikit. he he he. Tujuan membuat blog ini kan bukan mencari popularitas, tetapi sebagai tempat saya untuk melakukan eksperimen dalam hal menulis.

Mau eksperimen apa ya? Hmmm…


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.430 pengikut lainnya.