Hilangnya Kebanggaan Terhadap Indonesia

Hari ini, 28 Oktober, merupakan hari Sumpah Pemuda. Adanya tekad untuk mempersatukan Indonesia.

Berpikir … apakah memang kita masih bangga terhadap INDONESIA? Semua yang ada di Indonesia sudah dijual atau digadaikan ke pihak asing. Demi globalisasi atau pasar global, korbankan (kebanggaan atas) Indonesia. Atau memang sudah tidak ada yang dapat dibanggakan?

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua yang ditulis oleh Budi Rahardjo

20 Tanggapan to “Hilangnya Kebanggaan Terhadap Indonesia”

  • andinoeg

    kalau semua digadaikan ke orang asing, apa nanti yang dimiliki anak cucu kita

  • Krezna

    semoga kita tetap bangga terhadap Indonesia

  • Arief Mardianto

    setidaknya kita masih lahir, dibesarkan, dan mendapatkan rezki di negara ini pak :D

  • agussupria

    tidak semua hilang pasti ada yang tersisa dan memiliki rasa kebanggaan Indonesia. yakinlah itu….

  • Budi Rahardjo: “Tidak Setuju .ID Dibuka Begitu Saja”

    [...] Rahardjo menuliskan postingan terbaru (setelah pertanyataan tentang domain .id) yang berjudul “Hilangnya Kebanggaan Terhadap Indonesia”. Di artikel tersebut Budi mengatakan : “Semua yang ada di Indonesia dijual dan digadaikan ke [...]

  • Toekang Potret Keliling

    Masih banyak yang bisa dibanggakan dan dilestarikan dari Indonesia. Kita punya Komodo, Anoa, Badak Jawa, Bekantan, Rendang dan Semur :mrgreen:

  • ded

    Hari ini saya mendengar lagu Indonesia Raya dikumandangkan Pak, tanpa sadar saya merinding ketika mendengar “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya”.
    Selama ini mungkin kita lupa untuk membangun “jiwa” anak bangsa ini, karena dalam dunia pendidikan kita hanya ingin menciptakan bagaimana anak-anak kelak menjadi anak yang pintar.

  • may

    saya bangga krn indonesia pny JRENG! yg pny misi lai d setiap videoclip nya…. like Batik & INA’s jersey

  • redbuffers

    Mungkin juga ada yang ingin bangga, tapi keinginan itu pupus oleh frustasi terhadap pengelola negara ini. What can we do?

  • Mrs_Lair4ever

    Globalization will NOT change nationalism. Saya selalu bangga sebagai native Indonesian meskipun sudah lama tidak berdomisili di sana. Perasaan tamabah bangga karena Indonesia sangat “unique” both strategically and culturally. One very cool country!
    Have a wonderful weekend y’all:-)

  • arif fadillah

    mudah mudahan pemuda pemuda kita masih bangga terhadap indonesia,,dulu pemuda-pemuda berjuang untuk negara, knapa sekarang berjuang hanya untuk kelompoknya,,sehingga banyak tawuranlah,,bentrok antar kampunglah,,,,smoga Alloh SWT memberi kita petunjuNya, amiin

  • Mahmud

    Kalau boleh sedikit menjadi ‘devil’s advocate’ :) ,

    Kenapa kita harus bangga? Apa yang sudah kita perbuat yang pantas membuat kita bangga? Apa yang bisa kita banggakan dari kondisi negara kita sekarang?

    Warisan budaya dan kekayaan alam itu bukan sesuatu yang generasi kita upayakan sendiri. Itu turunan dari generasi-generasi sebelumnya. Kita boleh bangga soal kedua hal ini, tapi tidak baik kalau berlebihan karena bisa membuat kita terjebak di pola pikir masa lalu. Sayangnya, kalau kita bicara soal kebanggan bangsa, kebanyakan saya melihat yang ditonjolkan adalah dua hal masa lampau ini.

    Seharusnya yang kita banggakan adalah hasil upaya kita sendiri, sebagai generasi sekarang. Karena itu, saya kurang pas kalau dibilang kita harus berbangga dengan Indonesia sekarang.

    Sekarang waktunya berusaha membuat generasi kita punya alasan untuk kebanggaan itu; waktunya memeras keringat dan membanting tulang agar nantinya kita bisa tersenyum dan berkata kalau kita telah membuat Indonesia lebih baik. Bukan waktu berbangga hati.

  • BOO

    Insya Allah saya bangga pada Indonesia
    tapi saya malu punya pengelola negeri yang rakus harta dan kekuasaan

  • Aki Eman

    Kalau tidak kita warga bangsanya yang bangga akan negeri ini..siapa lagi?

  • myjayyvyn

    kalo ada yang ngaku2 budaya Indonesia.. dengan tulus hati saya ikut marah..
    Apa ini termasuk bangga ya :D

  • Rudi

    Bagaimana sekarang untuk menumbuhkan rasa kebangsaan alias nasionalisme itu. Apakah harus kembali ke jaman “perjoeangan” kembali? Dimana revolusi fisik (baca:perang) dijadikan alat utama untuk mencapai tujuan? Lalu ada deklarasi kembali untuk bersatu….

  • desa dara

    setuju pak budi … semangat Soempah Pemoeda harus kita hidupkan kembali untuk NKRI

  • Tiara Zulti

    kapan ya…blog saya seperti ini…salam kenal gan

  • Boy Yendra Tamin

    pertanyaan mudah, tapi sulit untuk dijawab Mas Budi. Ini kalau mo dijawab yang realistis dan konkrit.

  • Jullian Gafar

    Mungkin salah satu alasan mengapa kita tidak pernah maju adalah kita selalu paranoid melihat yang salah itu adalah asing, dan bukan bangsa kita sendiri.

    Seingat saya, yang merusak negara ini – lihat saja berita – adalah bangsa kita sendiri.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 542 pengikut lainnya.