Dalam minggu ini saya sudah menerima dua telepon dari dua perusahaan yang mencari orang yang mahir PHP dan/atau .NET di perusahaan saya yang bisa disewa. (Memang kebetulan perusahaan saya menyewakan programmer – outsourcing.) Langsung saya katakan tidak ada karena kami sendiri sedang membutuhkan orang dengan kemampuan yang sama.
Hal ini membuat saya merenung. Kenapa susah mencari SDM IT yang handal ya?
Kebanyakan lulusan sekolah IT yang saya tahu hanya kenal pemrograman sebagai bagian dari kuliah saja. Itu tidak cukup. Kebanyakan perusahaan mencari orang yang setidaknya punya dua (2) tahun pengalaman. Kenapa ya mahasiswa yang sekarang ada kebanyakan hanya mengenal pemrograman di kelas (kuliah) saja? Mereka tidak pernah ikutan mroyek dengan dosennya. Duh.
Keluh kesah …


Juni 18th, 2010 at 9:43 pm
Pertamax..
T.T
Juni 18th, 2010 at 9:49 pm
mantabs bang artikelnya…
Juni 18th, 2010 at 11:19 pm
Pak Budi, saya bukan komen masalah di atas. Tapi tampilannya kembali keselara asal…………he3
Juni 18th, 2010 at 11:36 pm
Berarti ada peluang dong bagi programmer-programmer handal nih…
Juni 18th, 2010 at 11:39 pm
Wah, saya belom bisa ikut nglamar neh..
Juni 19th, 2010 at 12:35 am
wah…
saya masih blom bisa ikut nglamar..
Juni 19th, 2010 at 8:24 am
mmm….
Saya boleh ngelamar pak? Sambil kuliah boleh kah pak?
Kalo boleh nanti saya kirim CV
Juni 19th, 2010 at 11:35 am
Nggak usah universitas IT yg lain pak, ITB aja mahasiswanya dipaksa lulus cepet. Kalau sudah disuruh lulus cepet-cepet, gimana mau mroyek? mereka nggak punya skill, nggak punya pengalaman.
Juni 19th, 2010 at 12:39 pm
Mungkin karena kurang arahan dari dosen/lingkungan akademis utk berkarya di dunia nyata (baca: mroyek sana-sini), pak..
–
Blog Peluang Karier
Juni 19th, 2010 at 1:39 pm
Berapa gaji programmer PHP handal di Indonesia? Sementara di negara tetangga digaji tidak kurang dari 2500 USD.
Juni 19th, 2010 at 2:26 pm
eman bener bang, di kampus kita tidak banyak mendapat ap yang kita mau, justru kita lebih banyak belajar di luar. bayangkan ada kampus yang murinya ribuan tapi lab komputer cuma 2, gimana bisa pada pinter ngatur jadwal aje sering g kebagian
Juni 19th, 2010 at 4:49 pm
SDM handal memang sangat penting.
Gimana cara mencetaknya ya…?
Juni 20th, 2010 at 12:25 am
ada keseganan pak.
kayak saya, mau minta gabung ama dosen tapi dosen ada yang bukan membimbing tapi kita dilepas gt aja..
makanya kebanyakan mahasiswa yang takut nyoba gabung.
mahasiswa pengen ikut, pingin banget malah tapi dosen juga kesannya jaga jarak.
Juni 20th, 2010 at 3:08 pm
http://www.gigihpambudi.wordpress.com/
saya blm ngerti tentang progammer!
Juni 20th, 2010 at 11:38 pm
berkunjung antar blog kawan
thanks untuk sharing ilmunya sangat bermanfaat
Cara Menghindari penipuan Di Internet
Ready Stock
Juni 21st, 2010 at 8:01 am
Banyak yang nyari programer bersertifikasi, realitanya malah banyak yang ngak punya tapi berpengalaman.
Perusahaan ngak percaya, programernya ngak PD klop dah.
Juni 21st, 2010 at 11:47 am
[...] kali ini agak lain dari biasanya, yaitu tentang lowongan pekerjaan (lagi-lagi terinspirasi tulisan Pak BR). Mungkin dipostingan selanjutnya akan saya ceritakan bagaimana proses rekrutmen yang saya lakukan [...]
Juni 21st, 2010 at 12:59 pm
sekarang ini kebanyakan mahasiswa kuliah mau lulus cepet2 dan inginnya langsung kerja padahal yg idealnya tuh ikutan magang selama kuliah…dapat pengalaman kerja akhirnya mudah deh cari kerjaannya….
Juni 21st, 2010 at 4:32 pm
Yang tidak (kurang) dibangun lembaga2 pendidikan adalah attitude pak, it’s 50% of the job already…
paling gampang untuk melihat susahnya mencari orang dengan attitude, adalah dengan kita mengkhayal (merenung ?), siapa yang bisa kita recommend apabila ada pencari kerja yang request seseorang dengan spek tertentu ke kita?? nama2 mungkin bersliweran, tp yang benar2 mau kita recommend? mungkin 0 hehe…
Juni 22nd, 2010 at 3:10 pm
masalahnya dosen juga jarang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk ikutan mroyek,pak.
Mei 27th, 2011 at 3:49 pm
hemmmmmmm
Agustus 15th, 2011 at 1:32 pm
humpp’z
mantap bener artikelnya.