Tag

, ,

Kalau dahulu, mencari buku itu susah. Apalagi bagi kita yang tinggal di Indonesia. Fasilitas perpustakaan di Indonesia jauh ketinggalan daripada perpustakaan di luar negeri. Eh, sekarang juga masih demikian kondisinya. Kita hanya bisa ngiler melihat ketersediaan buku-buku di perpustakaan di luar negeri. Selain perpustakaan, toko buku di luar negeri juga jauh lebih baik daripada toko buku di Indonesia. Intinya, kita sulit mendapatkan buku yang bagus-bagus.

Sekarang, dengan adanya internet, kesulitan untuk mendapatkan bahan bacaan sudah sangat berkurang. Permasalahan sekarang justru di sisi ekstrim yang lain, yaitu terlalu banyak bahan bacaan. Tidak semua bahan bacaan tersebut bagus dan pantas ditukar dengan waktu yang kita “buang” untuk membaca buku tersebut. Masalah sekarang adalah memilah bacaan yang bagus di tumpukan bahan bacaan.

Kesulitan mendapatkan buku yang bagus (dahulu) dipecahkan dengan membuat klub buku (book club). Di situ kita bisa bertukar buku. Setidaknya kehausan akan bahan bacaan dapat dikurangi dengan klub tersebut.

Permasalahan memilah buku mana yang pantas dibaca dipecahkan dengan meminta bantuan orang lain untuk memberikan saran atau rekomendasi. Rekomendasi ini dapat dilakukan secara manual atau secara otomatis. Atau, kita juga dapat melihat buku-buku yang dibaca orang lain melalui berbagai situs rekomendasi buku. Setidaknya mekanisme ini dapat mempermudah proses filtering.

Secara berkala nampaknya kita perlu bertukar daftar buku yang sedang kita baca.