Puasa dan Berat Badan

Ini pertanyaan yang berulang. Mari kita tanyakan lagi. Di bulan puasa ini, berat badan Anda apakah

  1. turun;
  2. tetap;
  3. tambah?

Dahulu saya selalu berasumsi bahwa berat badan kita pastinya akan turun. Logikanya kan kita puasa. Biasanya makan banyak dan sering, sekarang dikurangi. Jadi seharusnya berat badan kita turun.

Kenyataannya, saya pribadi biasanya menemui kondisi nomor 2 yaitu berat badan tidak berubah. Saya tidak tahu alasan sesungguhnya, tetapi dalam karangan saya ini terjadi karena badan menyesuaikan dengan pola makan kita. Boleh jadi kita mengurangi jumlah yang kita makan di bulan puasa, tetapi aktivitas kita juga berkurang. Walhasil, ya berat badan tetap saja.

Saya pernah mengalami penambahan berat badan di bulan puasa. Gak puasa kali ya? Puasa! Demi Allah. (he he he. Mesti pakai sumpah segala.) Heran juga kenapa kok bisa nambah. Mungkin karena sadar puasa maka ada ketakutan kurang gizi jadi makan tambah banyak? Rasanya tidak juga. Alasan yang memungkinkan adalah pada bulan lain jam makan saya tidak teratur. Karena merasa bisa makan kapan saja, maka jadwal makan saya kacau balau. Ada yang makan siangnya telat (karena kesibukan) sehingga berakibat makan malam yang lebih telat sehingga badan bingung. Belum lagi apa yang dimakan gak karu-karuan. Maklum merasa bahwa pola makan bisa diperbaiki kapan saja meskipun tidak dilaksanakan juga. Bulan puasa menuntut saya lebih tertib dalam jam makan dan apa yang dimakan. Hasilnya, berat badan malah naik. Nah.

Kalau Anda bagaimana?

Iklan

15 pemikiran pada “Puasa dan Berat Badan

  1. Kalau saya sudah turun 2 kg. Targetnya malah turun 7 kg (memang niat mengidealkan bentuk tubuh), tapi sudah separo jalan puasa rasanya mustahil nyampai penyusutan 7 kg, jadi target susut direvisi jadi turun 4 kg sajalah 😀

  2. Waduh, saya jarang sekali menimbang berat badan, Pak. Jadi tidak tahu. Namun, badan saya kelihatannya segini-segini saja, hehe.

  3. Infonya menarik Terima kasih… sayangnya saya jarang sekali Olahraga, dan makan sayuran, buah-buahan. Makannya keseharian selalu yang berhubungan dengan lemak tinggi.
    Mudah-mudahan dengan cara di atas dapat mengubah pola hidup saya. Hehehehe….
    malah berat badan saya bertambah..

    Kunjungi juga blog saya disini : http://master-dragonknight.blogspot.com/

  4. Kalau saya mah puasa nggak puasa berat badan tetep stabil. Bahkan sejak masuk SMK sampe lulus kuliah sekarang ini berat badan cuma naik 3 kilo doang. haha

  5. turunnnnn, sekarang berat 46 :””” biasanya 49.5 soalnya tipe badanku itu harus yg sering makan jadi kalau puasa pasti turun, naikinnya lagi nih yg susah :”

  6. Meskipun dalam hati kecil saya yang paling dalam sebenarnya setelah puasa pengen turun. Tapi kok ya ndilalahnya selepas puasa ya biasa2 saja tuh, Pak. :mrgreen:

    Emang udah nasib kali ya, bobotnya segini… 😦

  7. Kalau perempuan mungkin jadi lebih kurus ya gan. Karena tubuh perempuan gampang menyesuaikan.

    Betul.juga yg agan bilang, aktivitas kita berkurang juga jadi kalori yg terbakar pun sedikit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s