Tag

,

Belakangan ini mulai muncul beberapa keluhan (dan bahkan kasus) tentang perbuatan yang tidak menyenangkan di Internet. Tanpa bermaksud membuat generalisasi atau menyalahkan siapa-siapa, saya ingin menyoroti masalah ini dari sisi etika.

Ketika internet masih kecil dan penggunanya terbatas, ada banyak panduan mengenai tata cara penggunaan internet. Masing teringat oleh saya yang namanya FAQ (Frequently Asked Questions). Apa masih ada FAQ sekarang ini? hi hi hi.

Saat ini semakin banyak orang menggunakan internet, tetapi tidak ada panduannya. Asumsinya adalah setiap orang yang menggunakan internet sudah tahu etikanya. Padahal … belum tentu. Bahkan, saya cenderung mengatakan sebagian besar tidak tahu.

Salah satu contoh, penggunaan email. Saya melihat banyak orang yang tidak menghapus bagian email yang tidak penting sebagai bagian dari kutipannya. Kalau dulu, jangankan tidak menghapus bagian yang tidak penting, top posting pun bisa ditegur. (Hayo apa itu “top posting”?)

Pernah saya tanya ke mahasiswa saya mengapa sebaiknya kita tidak menggunakan HURUF BESAR SEMUA dalam tulisan kita? Salah satu jawabannya adalah … huruf besar menghabiskan bandwidth lebih banyak. ha ha ha.๐Ÿ˜€

Demikian pula saya melihat ada orang-orang yang memberikan komen seenaknya di berbagai tempat (blog), tanpa memperhatikan etika.

Nampaknya perlu ada pelajaran “etika internet 101”๐Ÿ˜€